Sukses Berkarier di Luar Negeri, Alumni Beasiswa Cendekia BAZNAS Dirikan Platform Edukasi

Dok.Baznas

FACEINDONESIA.CO.ID – Alumni Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) di Malaysia, Niko Syahputra, sukses berkarier sebagai pengajar di sekolah internasional sekaligus mendirikan platform pendidikan BrainBoost Education guna membuka akses pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan.

Niko Syahputra merupakan salah satu alumni Beasiswa Cendekia BAZNAS di Malaysia yang menempuh studi di Albukhary International University dengan jurusan Elementary Education (Honours).

Bacaan Lainnya

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang diraih Niko. Ia menilai, keberhasilan tersebut mencerminkan bagaimana pengelolaan zakat melalui program pendidikan mampu menjadi katalis perubahan sosial.

“Alhamdulillah, Beasiswa Cendekia BAZNAS kembali mencetak generasi unggul. Dari penerima manfaat (mustahik), tumbuh menjadi pribadi yang memberi manfaat dan menciptakan peluang bagi orang lain,” ujar Idy dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (6/5/2026).

Lebih lanjut, Idy menjelaskan, program Beasiswa Cendekia BAZNAS merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS dalam mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045. “Hal ini juga sejalan dengan Asta Cita pemerintah, khususnya dalam membangun sumber daya manusia unggul melalui pendidikan berkualitas,” ujarnya.

Idy menegaskan, BAZNAS akan terus mengembangkan program beasiswa agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan akses pendidikan. Langkah ini dinilai penting untuk memperluas dampak zakat dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Niko Syahputra adalah salah satu bukti nyata bagaimana Beasiswa Cendekia BAZNAS mampu membentuk generasi yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga siap memberi dampak. Karena pada akhirnya, pendidikan terbaik bukan hanya yang mengangkat derajat diri, tetapi juga yang mampu mengangkat kehidupan banyak orang,” ujar Idy.

“Bagi kami, pendidikan menjadi salah satu senjata ampuh untuk memutus rantai kemiskinan. Kami berharap keberhasilan Niko sebagai alumni penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS ini dapat menjadi inspirasi bagi anak muda Indonesia, khususnya penerima beasiswa lainnya,” lanjutnya.

Sementara itu, Alumni BCB, Niko Syahputra mengungkapkan, perjalanannya sebagai penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS menjadi titik awal yang membawanya hingga berada pada posisi saat ini, sekaligus membuka jalan kariernya di dunia pendidikan internasional.

Niko berharap, program Beasiswa Cendekia BAZNAS terus diperluas sehingga bisa menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan akses pendidikan.

“Perjalanan ini mengajarkan saya bahwa pendidikan bukan sekadar profesi, tetapi sebuah jalan pengabdian. Setiap ilmu yang dibagikan dan setiap anak yang dibimbing adalah investasi nyata untuk masa depan yang lebih baik,” kata Niko. (San)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *