FACEINDONESIA.CO.ID – Be Stars International (Bestari) mengirimkan tiga anak muda asal Kota Sukabumi untuk bekerja ke Kuwait. Mereka adalah Ramdika Mulharom, Muhammad Faiz Ilyas Iskandar dan Muhammad Yusuf. Program yang digagas Pemerintah Kota Sukabumi ini sebelumnya telah mengirimkan Rizki Perdana dan Muhammad Reza sebagai barista profesional di Arab Saudi.
Kepastian tersebut setelah Wali Kota Sukabumi H.Ayep Zaki mendapatkan kiriman video pendek ucapan terima kasih yang memastikan tiga anak muda asalh Kota Sukabumi itu sudah sampai di negara tujuan yang dikirimkan dari Kuwait.
“Alhamdulillah, senang dan terharu rasanya mendapatkan kabar dari tiga anak-anak muda asal Kota Sukabumi yang enerjik, penuh semangat menggapai cita-cita sudah sampai negara tujuan di Kuwait,” ungkap Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki dalam keterangannya, Kamis (23/4/2026).
Ditambahkan Ayep Zaki, ini adalah pengiriman tenaga kerja migran asal Kota Sukabumi untuk yang ke dua kalinya. Masih ada puluhan anak muda Kota Sukabumi lainnya yang tengah menunggu giliran untuk diberangkat ke berbagai negara lainnya, termasuk Jepang.
“Ini bukan sekedar keberhasilan sebuah program untuk menekan angka pengangguran, tetapi sebuah visi pemerintah daerah ke depan yang memberikan ruang seluas-luasnya untuk anak-anak muda berkiprah di kancah global,” jelas Ayep Zaki.
Ketua DPD NasDem Kabupaten Sukabumi itu juga menuturkan, ketiga anak muda tersebut akan bekerja sebagai service crew di Restaurant Naef Chicken di Kuwait dengan masa kontrak kerja selama tiga tahun.
“Keberangkatan anak-anak muda ini tidak lepas dari dukungan pihak perbankan, dalam hal ini BJB Kota Sukabumi yang memberikan full support dana talang KUR PMI untuk seluruh biaya pelatihan dan penempatan,” papar Ayep Zaki.
Selain kepada Wali Kota Sukabumi, ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Disnaker Kota Sukabumi yang sudah menyuport calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang akan berangkat ke luar negeri. Begitu juga kepada Dwi Tunggal Jaya Abadi yang telah memberi jalan mereka untuk ditempatkan di Kuwait.
“Sebelum berangkat mereka telah mengikuti pelatihan bahasa dan keahlian selama satu bulan,” ujar Asep Sugiharto Kurnia dari Dwi Tunggal Jaya Abadi di tempat terpisah.
Selain bahasa Inggris, calon PMI tersebut juga diajarkan pengenalan budaya negara tujuan, hukum negara tujuan, pengenalan tempat kerja dan menu menu makanan serta hak dan kewajiban pekerja.
“Mereka sangat antusias dan bangga bisa menjadi PMI dari Kota Sukabumi yang bisa berangkat melalui program BESTARI,” pungkas Asep. (Wis)






