FACEINDONESIA.CO.ID – Pertamina melalui unit Pertamina EP Tarakan Field menggelar program edukasi mitigasi kebakaran bagi masyarakat di wilayah operasionalnya di Tarakan pada pertengahan April 2026.
Kegiatan ini diikuti lebih dari 200 warga dari tiga kelurahan, yakni Pantai Amal, Kampung I Skip, dan Mamburungan. Peserta terdiri dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari ketua RT, kelompok Masyarakat Peduli Api, hingga tokoh lokal.
Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap potensi risiko kebakaran sekaligus memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi darurat. Dalam pelaksanaannya, perusahaan menggandeng aparat pemerintah daerah dan petugas pemadam kebakaran setempat.
Materi yang diberikan mencakup identifikasi sumber kebakaran, seperti gangguan instalasi listrik dan kelalaian aktivitas rumah tangga. Selain itu, warga juga dibekali pengetahuan tentang langkah cepat penyelamatan diri saat terjadi insiden.
Tak hanya teori, peserta juga mengikuti pelatihan langsung penggunaan alat pemadam api ringan (APAR). Mereka diajarkan teknik pemadaman sederhana menggunakan peralatan yang mudah ditemukan di rumah sebagai upaya penanganan awal sebelum bantuan datang.
Perwakilan manajemen Pertamina EP Tarakan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung keselamatan masyarakat di sekitar wilayah operasi. Selama ini, perusahaan juga aktif bersinergi dengan pemerintah daerah dalam penanganan kebakaran dan kondisi darurat lainnya.
Sementara itu, pihak pemadam kebakaran setempat menilai peran masyarakat sangat penting sebagai garda terdepan dalam merespons kejadian kebakaran. Edukasi semacam ini diharapkan mampu mempercepat penanganan awal sehingga dampak yang ditimbulkan bisa diminimalkan.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya tanggung jawab sosial perusahaan bersama SKK Migas dalam mendorong pemberdayaan masyarakat serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tangguh terhadap bencana. (San)





