Helmi Nasaruddin Umar Tegaskan DWP Kemenag Siap Beri Dampak Nyata Pemberdayaan

Dok.Kemenag

FACEINDONESIA.CO.ID – Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Helmi Halimatul Udhmah Nasaruddin Umar menekankan peran penting perempuan dalam pemberdayaan. Helmi menegaskan bahwa peran perempuan bukan sekadar pendamping, melainkan mesin penggerak perubahan yang berdampak luas bagi bangsa.

Hal ini disampaikan Helmi saat memberi sambutan pada Halalbihalal dan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) DWP Kemenag di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rabu (15/4/2026). Acara ini mengusung tema: “Merajut Silaturahmi, Menguatkan Sinergi, Mewujudkan DWP Kemenag yang Berdampak dan Berdaya.”

Bacaan Lainnya

“DWP Kementerian Agama dituntut tidak hanya hadir sebagai organisasi pendamping, tetapi sebagai kekuatan yang memberikan dampak nyata dan pemberdayaan,” tegas Hj. Helmi.

Hadir, Menteri Agama Nasaruddin Umar, MA, Ketua DWP Kemenag RI, Sinarliati Kamaruddin Amin, serta para pejabat eselon 1, tokoh senior DWP dan pengurus DWP Propinsi Se-Indonesia.

Rakornas DWP Kemenag menjadi ruang penguatan energi kolektif pengurus. Helmi memandang perempuan sebagai pilar strategis dalam lingkup keluarga hingga negara.

Menurutnya, ada tiga pilar utama bagi para kader DWP, yaitu membangun silaturahmi berbasis empati, menciptakan program kerja yang produktif-terukur, serta memastikan setiap langkah organisasi menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

 

Aksi Nyata

Hal senada disampaikan Ketua DWP Kemenag RI, Sinarliati Kamaruddin Amin. Menurutnya, DWP Kemenag dalam dua tahun terakhir telah mengambil peran dalam beragam aksi nyata yang berdampak pada umat.

Perempuan yang akrab disapa Lia ini mencontohkan kesuksesan “Gebyar Ramadan 1447 H”. Sejumlah aksi berdampak telah dilakukan, antara lain: penyaluran 40.000 paket sembako di lingkungan Kemenag, santunan bagi 700 anak yatim dan duafa, donasi lintas sektor untuk masyarakat prasejahtera dan komunitas pemulung, serta distribusi 4.200 paket takjil serta perhatian khusus kepada para purna bakti.

Rakornas DWP Kemenag dihadiri 250 peserta. Lia mengatakan, Rakornas menjadi kawah candradimuka untuk merumuskan program kerja inovatif. Fokus ke depan tidak lagi konvensional, melainkan menyasar isu krusial seperti literasi digital, kemandirian ekonomi, dan penguatan karakter keluarga di era disrupsi. (San)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *