FACEINDONESIA.CO.ID – Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan volume lalu lintas meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-1 s.d. H+1 libur Hari Buruh Internasional atau pada periode Kamis-Sabtu (30 April-2 Mei 2026) mencapai 489.945 kendaraan. Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikampek Utama (menuju arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (menuju arah Bandung), GT Cikupa (menuju arah Merak), dan GT Ciawi (menuju arah Puncak). Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini meningkat 4,02% jika dibandingkan dengan lalin normal (471.025 kendaraan).
Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju ke tiga arah, yaitu mayoritas sebanyak 222.232 kendaraan (45,4%) menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 137.897 kendaraan (28,1%) menuju arah Barat (Merak), dan 129.816 kendaraan (26,5%) menuju arah Selatan (Puncak).
Adapun rincian distribusi lalin sebagai berikut:
ARAH TIMUR (TRANS JAWA & BANDUNG)
- Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 99.109 kendaraan, meningkat sebesar 7,61% dari lalin normal.
- Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, dengan jumlah 123.123 kendaraan, meningkat 14,72% dari lalin normal.
Total lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 222.232 kendaraan, meningkat sebesar 11,44% dari lalin normal.
ARAH BARAT (MERAK)
- Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebesar 137.897 kendaraan, lebih rendah 9,23% dari lalin normal.
ARAH SELATAN (PUNCAK)
Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 129.816 kendaraan, meningkat 8,46% dari lalin normal.
Rivan menjelaskan, pada periode libur Hari Buruh ini, peningkatan arus lalu lintas terlihat signifikan terjadi pada H-1 atau pada Kamis (30/04), yaitu sebanyak 170 ribu kendaraan meninggalkan Jabotabek, naik sebesar 20,87% dari lalin normal, dengan distribusi kendaraan terbanyak menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) sebesar 45,3% dari total lalin.
“Kami memprediksi arus lalu lintas kembali ke Jabotabek yang terjadi pada hari ini, Minggu (03/05), akan meningkat sebesar 19,4% jika dibandingkan lalin normal. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Jasa Marga memastikan layanan operasional berjalan dengan lancar, aman, dan nyaman melalui optimalisasi sarana dan prasarana, kesiapsiagaan petugas, pemanfaatan teknologi, serta kolaborasi yang erat bersama pemangku kepentingan terkait,” tutup Rivan.
Jasa Marga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol untuk mengantisipasi perjalanan dengan baik. Pengguna dapat mengunduh dan memanfaatkan aplikasi Travoy untuk memperoleh informasi lalu lintas secara _real time_. Sebelum memasuki jalan tol, pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, gunakan waktu dengan bijak dengan memanfaatkan waktu yang cukup untuk beristirahat di _rest area_, memastikan kecukupan BBM, dan saldo kartu uang elektronik serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan.
Pantau kondisi lalu lintas melalui CCTV _real time_ di jalan tol melalui aplikasi Travoy. Informasi lalu lintas terkini dan permintaan pelayanan lalu lintas juga bisa didapatkan melalui _One Call Center_ 133 Jasa Marga, akun X @PTJASAMARGA, aplikasi Travoy dan media sosial resmi Jasa Marga. (San)





