FACEINDONESIA.CO.ID – Transformasi pendidikan di wilayah 3T mulai dirasakan langsung oleh siswa dan guru di Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara.
Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang dipadukan dengan Makan Bergizi Gratis (MBG) serta digitalisasi pembelajaran menghadirkan proses belajar yang lebih sehat, nyaman, dan modern.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti meninjau langsung pelaksanaan program tersebut di SMP Negeri 1 Sitolu Ori dan SMP Negeri 3 Sitolu Ori. Ia menegaskan bahwa kebijakan pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas layanan pendidikan di ruang kelas.
Di SMPN 1 Sitolu Ori, pemerintah menghadirkan internet berbasis satelit, papan interaktif digital, serta dukungan listrik yang lebih stabil. Sekolah ini juga mendapat revitalisasi berupa laboratorium, perbaikan ruang kelas, dan fasilitas administrasi.
Sementara itu, SMPN 3 Sitolu Ori mulai menjalani tahap revitalisasi tahun 2026, termasuk pembangunan ruang kelas baru dan penataan lingkungan sekolah agar lebih layak dan representatif.
Para guru menyebut program MBG berdampak positif terhadap kesehatan dan semangat belajar siswa. Anak-anak dinilai lebih aktif, jarang sakit, dan lebih bersemangat mengikuti pelajaran.
Siswa juga merasakan perubahan signifikan.
Mereka berharap perbaikan infrastruktur sekolah dapat terus dilanjutkan agar generasi berikutnya bisa belajar dengan lebih nyaman.
Secara keseluruhan, program revitalisasi sekolah, MBG, dan digitalisasi pembelajaran menjadi langkah pemerintah dalam mempercepat pemerataan pendidikan berkualitas hingga wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). (ZID)






