FACEINDONESIA.CO.ID – Rumah Zakat menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp 500 juta yang berasal dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) dan PT Pos Indonesia (Persero) untuk membantu pemulihan masyarakat terdampak bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi BTN dan Pos Indonesia yang dipercayakan kepada Rumah Zakat sebagai lembaga filantropi nasional berpengalaman dalam penanganan bencana dan pemulihan pascabencana di berbagai wilayah Indonesia.
Chief Finance and Operation Officer Rumah Zakat, Murni Alit Baginda, mengatakan bantuan ini difokuskan pada fase pemulihan masyarakat, yang kerap luput dari perhatian setelah masa tanggap darurat berakhir.
“Kami menerima amanah dari BTN dan Pos Indonesia untuk menyalurkan bantuan senilai Rp 500 juta bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera. Fokus utama kami adalah mendukung fase pemulihan, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” ujar Murni di Bandung, Jumat (9/1/2026).
Menurutnya, fase pemulihan merupakan periode paling krusial bagi korban bencana. Pada tahap ini, bantuan darurat mulai berkurang, sementara masyarakat justru membutuhkan dukungan berkelanjutan untuk kembali menata kehidupan.
“Pemulihan bukan hanya soal bantuan logistik. Masyarakat membutuhkan hunian sementara yang layak, perlengkapan dasar, serta pendampingan agar bisa kembali beraktivitas secara normal,” jelasnya.
Rumah Zakat memprioritaskan penggunaan dana bantuan untuk penyediaan hunian sementara, pemenuhan kebutuhan dasar keluarga terdampak, serta dukungan sosial agar masyarakat dapat bangkit secara bertahap dan berkelanjutan.
Sebagai lembaga kemanusiaan, Rumah Zakat memiliki pengalaman panjang dalam menangani berbagai bencana alam, mulai dari gempa bumi, banjir, longsor, hingga erupsi gunung api. Pendampingan dilakukan tidak hanya pada masa darurat, tetapi juga hingga fase pemulihan melalui program pembangunan hunian, layanan kesehatan, dan pemulihan ekonomi berbasis komunitas.
Murni menilai kolaborasi dengan BTN dan Pos Indonesia memperkuat efektivitas penyaluran bantuan, terutama dari sisi jangkauan dan kecepatan distribusi.
“Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana kekuatan jaringan layanan keuangan dan logistik nasional dapat dimaksimalkan untuk menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat terdampak bencana,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi komitmen BTN dan Pos Indonesia yang tetap mengedepankan nilai kemanusiaan di tengah agenda transformasi bisnis dan layanan digital.
“Kepedulian sosial seperti ini penting untuk memastikan pemulihan berjalan lebih cepat dan merata,” tutup Murni.
Melalui sinergi lintas institusi ini, bantuan diharapkan mampu membantu masyarakat Sumatera bangkit kembali serta menjadi contoh kolaborasi kemanusiaan yang berkelanjutan di tengah tantangan kebencanaan nasional.





