FACEINDONESIA.CO.ID – Dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program CSR BRI Peduli menggelar aksi lingkungan dengan menanam ratusan pohon mangrove di kawasan pesisir Muara Gembong.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program BRI Menanam – Grow & Green, yang difokuskan pada upaya pelestarian ekosistem pesisir sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan dari ancaman abrasi dan perubahan iklim.
Sebanyak 500 bibit mangrove ditanam di area pesisir seluas sekitar 500 meter persegi dengan melibatkan kelompok masyarakat lokal, yakni Kelompok Tani Hutan Sumber Makmur. Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus memberdayakan warga setempat.
Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi (atau perwakilan manajemen) menyampaikan bahwa penanaman mangrove menjadi salah satu solusi strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Selain menahan abrasi, mangrove juga berfungsi sebagai penyerap karbon alami dan habitat bagi berbagai biota laut.
Menurutnya, momentum Hari Bumi dimanfaatkan untuk mendorong kepedulian bersama terhadap lingkungan, sekaligus memperkuat peran dunia usaha dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Program ini tidak hanya berfokus pada penanaman, tetapi juga mencakup pemeliharaan serta pemantauan pertumbuhan tanaman agar memberikan dampak jangka panjang. Selain itu, BRI turut menjalankan berbagai inisiatif pendukung seperti pelepasan ikan dan kepiting guna menjaga keseimbangan rantai makanan di wilayah pesisir.
Sejak diluncurkan pada 2023, program BRI Menanam telah menghasilkan puluhan ribu penanaman mangrove dengan kontribusi signifikan terhadap penyerapan karbon setiap tahunnya. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi berbasis lingkungan yang berkelanjutan.
Tak hanya itu, BRI juga berkontribusi dalam pembangunan fasilitas penunjang bagi masyarakat pesisir, mulai dari infrastruktur sederhana hingga sarana pendukung aktivitas ekonomi seperti UMKM dan ekowisata.
Perwakilan kelompok masyarakat setempat menyambut positif program ini. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sehingga mampu mengurangi dampak kerusakan lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga pesisir.
Dengan pendekatan kolaboratif antara perusahaan dan masyarakat, program ini diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang, baik dari sisi ekologi maupun ekonomi. (San)





