Pariwisata Indonesia Raih Berbagai Penghargaan Bergengsi Sepanjang Tahun 2025

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengatakan bahwa tahun 2025 menjadi tahun yang sangat istimewa bagi pariwisata Indonesia ditandai dengan berbagai raihan penghargaan bergengsi tingkat dunia yang mengukuhkan standar kualitas pariwisata Indonesia.

FACEINDONESIA.CO.ID – Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengatakan bahwa tahun 2025 menjadi tahun yang sangat istimewa bagi pariwisata Indonesia ditandai dengan berbagai raihan penghargaan bergengsi tingkat dunia yang mengukuhkan standar kualitas pariwisata Indonesia.

“Kita patut berbangga dan bersyukur bahwa kualitas pariwisata Indonesia semakin diakui lewat berbagai penghargaan dunia,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti dalam JPAT 2025 di Balairung Soesilo Soedarman Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Selasa (16/12/2025).

Bacaan Lainnya

Penghargaan-penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa Indonesia telah berhasil meningkatkan daya saing destinasi ke level dunia.

Salah satu prestasi paling menonjol adalah di sektor gastronomi. Kekayaan kuliner nusantara diakui secara internasional melalui anugerah prestisius “The New Destination Champion Award 2026” yang diberikan oleh La Liste, Prancis.

Pengakuan dari La Liste, yang dikenal sebagai pemeringkat restoran dan destinasi kuliner paling kredibel, menegaskan bahwa kekayaan rasa, keragaman bahan, dan filosofi di balik masakan Indonesia telah berhasil memukau juri dan kritikus internasional.

Selain kuliner, kualitas layanan akomodasi Indonesia juga mendapat validasi tertinggi dari dunia internasional. Prestasi ini diraih melalui penghargaan MICHELIN Keys yang baru saja diluncurkan oleh Guide MICHELIN.

Indonesia berhasil memboyong pengakuan bergengsi ini, di mana 33 hotel dan resort terkemuka di berbagai destinasi unggulan dianugerahi MICHELIN Keys. Kategori yang diraih didominasi oleh Keys Level III (III/V), yang menandakan penginapan tersebut menawarkan pengalaman menginap yang luar biasa dan termasuk yang terbaik di dunia.

Penghargaan MICHELIN Keys ini merupakan indikator penting bagi wisatawan global dalam memilih akomodasi terbaik. Dengan raihan ini, Indonesia secara resmi menegaskan bahwa standar hospitality, fasilitas, desain, dan kualitas layanan akomodasi di Tanah Air telah diakui mampu bersaing di panggung global.

Keberhasilan ini diharapkan dapat menarik segmen pasar wisatawan premium (high-spending travelers) dan meningkatkan citra Indonesia sebagai destinasi leisure yang mewah dan berkualitas.

Selanjutnya, desa wisata Indonesia meraih penghargaan dari UN Tourism Best Tourism Villages, yaitu Desa Wisata Pemuteran di Bali berhasil dinobatkan sebagai salah satu Best Tourism Villages dari UN Tourism. Dan Desa Wisata Osing Kemiren di Jawa Timur juga menunjukkan potensi besar dengan terpilih masuk dalam Upgrade Programme UN Tourism.

“Ketiga pencapaian tersebut hanyalah sebagian kecil dari 153 penghargaan internasional yang diterima Indonesia tahun ini, dibandingkan 66 penghargaan di tahun 2024. Pencapaian ini menunjukkan bahwa pariwisata Indonesia semakin diminati dunia, didukung oleh peningkatan kualitas destinasi, infrastruktur, dan layanan dari seluruh ekosistem pariwisata Indonesia, secara berkelanjutan,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti.

Keberhasilan Kemenpar pada 2025 tidak hanya terbatas pada capaian program dan pengakuan pariwisata Indonesia secara global, tetapi juga tercermin dalam efektivitas komunikasi publiknya. Kementerian Pariwisata berhasil meraih Juara 1 Badan Publik dengan Strategi Komunikasi Terbaik tahun 2025.

“Kami berbangga dan bersyukur bahwa seluruh unit kerja menunjukkan kinerja dan inisiatif yang kuat sepanjang tahun ini, tercermin pada berbagai penghargaan yang berhasil diraih,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti.

Pengesahan UU Kepariwisataan

Pengesahan Undang-Undang Kepariwisataan Nomor 18 Tahun 2025 sebagai pencapaian institusional sepanjang tahun 2025 sekaligus menjadi babak baru bagi Kementerian Pariwisata, serta menjadi fondasi kuat bagi pengembangan pariwisata Indonesia.

“Pencapaian besar lainnya pada tahun ini adalah disahkannya Undang-Undang Kepariwisataan Nomor 18 Tahun 2025, sebuah agenda carry over dari periode sebelumnya yang berhasil dituntaskan pada tahun pertama periode ini,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti.

Menpar Widiyanti menyampaikan bahwa Kementerian Pariwisata berbangga dapat menjadi mitra DPR RI untuk memastikan regulasi ini tepat sasaran, komprehensif, dan dapat menjadi acuan utama bagi seluruh pemangku kepentingan di sektor pariwisata.

Kerja Sama Lintas K/L dan Internasional

Capaian lainnya adalah Kementerian Pariwisata di tahun 2025 telah melaksanakan sinergi dan kolaborasi strategis dengan 15 kementerian dan lembaga melalui penandatangan nota kesepahaman.

Seperti kolaborasi yang kuat dengan Kementerian Ketenagakerjaan yakni kerja sama dalam program daya saing SDM pariwisata. Ada juga dengan Kementerian UMKM dengan program kerja sama pemberdayaan pariwisata berbasis ekonomi rakyat, desa wisata sebagai hub UMKM.

Melakukan kerja sama dengan Badan Gizi Nasional, dengan isi kerja sama pendukungan program Makan Bergizi Gratis melalui pelatihan pengelolaan dapur bagi 1.600 Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).

Selain di dalam negeri, Indonesia juga aktif membangun jaringan internasional melalui berbagai forum dan kemitraan bilateral, memastikan pariwisata Indonesia terintegrasi dengan tren dan pasar global.

Seperti pendukungan deklarasi Mpumalanga untuk memajukan pariwisata global, melakukan kesepakatan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Tiongkok untuk kemudahan akses pasar pariwisata, bertujuan mencapai target kunjungan wisatawan Tiongkok yang tinggi, dan masih banyak lagi kerja sama internasional yang telah dilakukan Kemenpar.

Halo Wonderful

Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan dan aksesibilitas informasi bagi wisatawan domestik maupun mancanegara, Kementerian Pariwisata tahun ini secara resmi meluncurkan inisiatif digital terbarunya, yaitu “Halo Wonderful”.

“Halo Wonderful” dijadikan sebagai platform layanan informasi terpadu untuk menjalankan keterbukaan informasi publik di Kementerian Pariwisata.

Layanan “Halo Wonderful” hadir melalui sejumlah saluran komunikasi mulai dari WhatsApp, call center, e-mail, aplikasi, media sosial, hingga front desk di Kantor Kementerian Pariwisata

“Melalui Halo Wonderful kami berharap dapat terus mendengar dari Bapak dan Ibu,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti. (San)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *