Meningkat, 469 Mahasiswa dari 36 Negara Daftar International Student Scholarship UIN Purwokerto

Dok.Kemenag

FACEINDONESIA.CO.ID – Minat studi di Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri atau UIN Saizu Purwokerto dari lintas negara terus meningkat. Sebanyak 469 mahasiswa internasional dari 36 negara tercatat mendaftar pada program International Student Scholarship Tahun Akademik 2026/2027, menandai fase baru internasionalisasi kampus berbasis Islam tersebut.

Data per 23 Februari 2026 menunjukkan jenjang Sarjana (S1) menjadi magnet utama dengan 337 pendaftar. Program Magister (S2) diikuti 118 kandidat, sementara Doktor (S3) menarik 14 pendaftar. Komposisi ini mencerminkan tingginya daya tarik program akademik UIN Saizu di level dasar hingga lanjut.

Bacaan Lainnya

Direktur International Office, Mohamad Sobirin menilai, angka tersebut sebagai indikator meningkatnya kepercayaan global terhadap kualitas pendidikan yang ditawarkan. Antusiasme yang datang dari berbagai kawasan seperti Afrika, Asia Selatan, hingga Timur Tengah menjadi sinyal bahwa positioning kampus di peta pendidikan tinggi internasional kian diperhitungkan.

Ia mengungkapkan, keberagaman asal negara memperkaya dinamika akademik dan sosial di lingkungan kampus. Interaksi lintas budaya diyakini bukan sekadar pelengkap, melainkan fondasi penting dalam membangun atmosfer pembelajaran yang inklusif, kolaboratif, dan berorientasi global.

“Tahun ini, 24 negara tercatat sebagai partisipan baru dalam program beasiswa tersebut, memperluas spektrum jejaring internasional UIN Saizu,” jelas Sobirin.

Ia melihat, strategi promosi digital dan penguatan kemitraan luar negeri yang digencarkan dalam beberapa tahun terakhir dinilai berkontribusi signifikan terhadap lonjakan pendaftar.

“Pendekatan ini tak hanya menyasar kuantitas, tetapi juga kualitas relasi akademik jangka panjang dengan institusi dan komunitas pendidikan global,” terang dia.

Menurutnya, program beasiswa yang ditawarkan bersifat penuh (fully funded), mencakup dukungan akademik serta pendampingan adaptasi selama masa studi di Indonesia. Dengan jumlah pendaftar yang hampir menyentuh lima ratus orang, proses seleksi dipastikan berlangsung kompetitif.

“Kampus menargetkan kandidat yang tak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki visi kontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan jejaring global,” ujarnya.

Lonjakan ini mempertegas transformasi UIN Saizu sebagai simpul pendidikan Islam modern yang responsif terhadap tantangan global. “Jika tren ini berlanjut, bukan tak mungkin Purwokerto akan semakin dikenal sebagai salah satu destinasi studi internasional yang diperhitungkan di kawasan Asia Tenggara,” pungkasnya. (San)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *