Menang Dobel! Bank Jakarta Buktikan Kelola Uang Nasabah dengan Aman dan Amanah

Dok.Bank Jakarta

FACEINDONESIA.CO.ID – Kabar baik datang dari dunia perbankan. Bank Jakarta baru saja memborong dua penghargaan di awal tahun 2026. Bukan sekadar piala, penghargaan ini menjadi bukti bahwa Bank Jakarta sangat serius menjaga keamanan uang nasabah melalui manajemen risiko yang jempolan dan kepemimpinan finansial yang cerdas.

Salah satu sorotan utama jatuh kepada Basaria Martha Juliana, Direktur Keuangan & Strategi Bank Jakarta. Beliau berhasil meraih gelar Indonesia Best Chief Financial Officer (CFO) Awards 2026 dari Warta Ekonomi. Berkat tangan dinginnya, Bank Jakarta dinilai mampu mengelola keuangan dengan sehat, transparan, dan tetap inovatif di era digital.

Bacaan Lainnya

Kepemimpinan Basaria menunjukkan bahwa ketelitian dan strategi yang matang menjadi kunci pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan—sebuah inspirasi nyata bagi perempuan profesional di Indonesia.

Aspek yang dinilai adalah evaluasi kinerja keuangan berdasarkan laporan audit, analisis pertumbuhan dan profitabilitas, efektivitas pengelolaan struktur biaya dan likuiditas, serta peran CFO dalam mendukung transformasi dan digitalisasi keuangan, serta riset independen dan pendalaman materi oleh dewan juri yang terdiri dari akademisi dan praktisi industri.

Selain prestasi individu, secara organisasi Bank Jakarta juga meraih predikat Gold Award (Excellent) di bidang manajemen risiko untuk perusahaan dengan aset di atas Rp90 triliun yang didapat dari Economic Review. Artinya, Bank Jakarta memiliki “benteng” yang kuat dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi.

“Pertumbuhan yang sehat harus diawali dengan budaya sadar risiko. Kami ingin memastikan setiap langkah bank tetap aman dan sesuai aturan,” jelas Ateng Rivai, Direktur Kepatuhan Bank Jakarta dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa.

Proses penilaian 8th Indonesia Enterprise Risk Management Award (IERMA) 2026 dilakukan melalui pendekatan data sekunder, yaitu evaluasi berbasis dokumen dan informasi publik perusahaan seperti laporan tahunan, profil perusahaan, serta data pendukung lainnya yang relevan, secara komprehensif dengan menitikberatkan pada aspek manajemen risiko dan audit internal.

Pada aspek manajemen risiko, dewan juri mengevaluasi lingkungan internal dan penetapan sasaran (internal environment and objective setting), proses identifikasi risiko, penilaian risiko, tanggapan atau mitigasi risiko, hingga mekanisme pemantauan dan evaluasi yang diterapkan secara berkelanjutan.

Selain itu, ikut dinilai kecukupan kualitas dan kuantitas sumber daya yang membawahi fungsi manajemen risiko, termasuk sertifikasi, latar belakang pendidikan, kompetensi, serta pengalaman profesional.

Sementara itu, pada aspek audit dan audit internal, penilaian mencakup independensi departemen audit dalam struktur organisasi serta efektivitas tindak lanjut atas rekomendasi yang disampaikan auditor internal sebagai bagian dari penguatan sistem pengendalian internal.

Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, menyampaikan bahwa keterbukaan informasi dan pelayanan profesional adalah komitmen utama mereka. Dengan penghargaan ini, Bank Jakarta semakin optimis untuk menghadirkan layanan perbankan yang lebih inklusif, ramah, dan bisa diandalkan oleh seluruh keluarga Indonesia. (Gdi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *