KAI Logistik Angkut 6,2 Juta Ton Barang

FACEINDONESIA.CO.ID- KAI Logistik mencatat volume angkutan barang mencapai 6,2 juta ton pada triwulan III-2026. Capaian anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero) ini tumbuh sekitar 4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang mencapai 5,9 juta ton.

Secara kumulatif, volume angkutan barang yang dikelola KAI Logistik hingga September 2026 mencapai 14,9 juta ton. Kinerja tersebut menjadi capaian triwulanan tertinggi sepanjang tahun ini.

Bacaan Lainnya

Direktur Utama KAI Logistik Yuskal Setiawan mengatakan, peningkatan kinerja tersebut mencerminkan pertumbuhan aktivitas angkutan barang sekaligus upaya perusahaan menjaga keandalan layanan di tengah dinamika industri logistik.

Menurutnya, kinerja positif itu turut didukung oleh kondisi industri batu bara yang mulai pulih dan lebih stabil, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Capaian ini menjadi kinerja triwulanan tertinggi sepanjang 2026, sekaligus mencerminkan peningkatan aktivitas angkutan barang yang dikelola perusahaan,” ujar Yuskal dalam keterangan resmi, Rabu (21/10/2026).

Batu bara menjadi komoditas dengan kontribusi terbesar, yakni sekitar 69 persen dari total volume angkutan pada triwulan III-2026 atau mencapai 4,3 juta ton.

Selain batu bara, KAI Logistik mengangkut sekitar 870 ribu ton bahan bakar minyak dan bahan bakar khusus (BBM/BBK), 844 ribu ton peti kemas, serta 130 ribu ton semen.

Sementara itu, layanan bongkar muat crude palm oil (CPO) mencatat volume sekitar 34 ribu ton. Adapun angkutan ritel melalui KALOG Express mencapai sekitar 24 ribu ton.

Yuskal menegaskan, keberagaman komoditas tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memenuhi kebutuhan logistik berbagai sektor, mulai dari energi dan manufaktur hingga distribusi barang konsumsi.

Memasuki triwulan IV-2026, KAI Logistik menargetkan penguatan kinerja melalui pengembangan layanan angkutan hewan ternak dan hasil bumi, perluasan titik layanan angkutan ritel, serta digitalisasi proses operasional.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan, meningkatkan efisiensi, dan memperkuat daya saing perusahaan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan.

“Kami akan terus mengoptimalkan potensi bisnis yang telah berjalan sekaligus mengembangkan layanan yang relevan dengan kebutuhan pasar,” kata Yuskal.

Ia menambahkan, penguatan operasional, inovasi, perluasan jaringan, dan pemanfaatan teknologi menjadi langkah penting untuk menjaga pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

Dengan strategi tersebut, KAI Logistik optimistis dapat memperkuat perannya dalam mendukung kelancaran rantai pasok serta distribusi komoditas strategis nasional.(ZID)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *