Masih Terpantau Peningkatan Lalu lintas Arus Balik Pada Gerbang Tol di Ruas Jabodetabek dan Jawa Barat pada Libur Tahun Baru 2026

Pada hari Sabtu, 03 Januari 2026, Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) masih mencatat peningkatan volume lalu lintas balik menuju Jabodetabek dan Jawa Barat,

FACEINDONESIA.CO.ID – Pada hari Sabtu, 03 Januari 2026, Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) masih mencatat peningkatan volume lalu lintas balik menuju Jabodetabek dan Jawa Barat dengan data sebagai berikut:

A. Lalu Lintas Jabodetabek

Bacaan Lainnya

Volume lalu lintas yang kembali menuju Jabodetabek dari beberapa arah perjalanan yang terdistribusi melalui Gerbang Tol (GT) Halim, GT Cikunir 6, GT Cikupa dan GT Ciawi 2, Total tercatat sebanyak 168.835 kendaraan atau meningkat 8,96% dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 154.958 kendaraan transaksi, dengan rincian sebagai berikut:

  1. GT Halim
    Peningkatan volume lalu lintas transaksi di GT Halim arah kembali ke Jakarta sebesar 1,33% atau sebanyak 61.048 kendaraan dibanding dari lalu lintas normal sebanyak 60.244 kendaraan.
  2. GT Cikunir 6
    Peningkatan signifikan volume lalu lintas transaksi di GT Cikunir 6 arah kembali ke Jakarta sebesar 57,10% atau sebanyak 14.690 kendaraan dibanding dari lalu lintas normal sebanyak 9.351 kendaraan.
  3. GT Cikupa
    Peningkatan volume lalu lintas transaksi di GT Cikupa arah kembali ke Jakarta sebesar 6,10% atau sebanyak 48.239 kendaraan dibanding dari lalu lintas normal sebanyak 45.464 kendaraan.
  4. GT Ciawi 2
    Peningkatan volume lalu lintas transaksi di GT Ciawi 2 arah Jakarta sebesar 12,43% atau sebanyak 44.858 kendaraan dari volume lalu lintas transaksi normal sebanyak 39.899 kendaraan.

B. Lalu Lintas Jawa Barat

Sementara itu di wilayah Jawa Barat, terpantau peningkatan volume lalu lintas meninggalkan Bandung dan Rancaekek menuju Jakarta melalui GT Pasteur dan GT Cileunyi. Tercatat total sebanyak 68.486 kendaraan melintas, atau meningkat sebesar 10,93% dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 61.739 kendaraan. Lalu lintas terdistribusi melalui dua Gerbang Tol dengan rincian sebagai berikut:

  1. GT Cileunyi Jalan Tol Padaleunyi
    Jasamarga Metropolitan Tollroad mencatat sebanyak 34.803 kendaraan yang meninggalkan Rancaekek atau Garut sekitarnya melalui GT Cileunyi. Volume lalu lintas transaksi di gerbang tol tersebut naik sebesar 13,79% dari lalu lintas normal yaitu sebanyak 30.586 kendaraan.
  2. GT Pasteur Jalan Tol Padaleunyi
    Sementara itu, volume lalu lintas transaksi GT Pasteur (masuk) meninggalkan Bandung tercatat 33.683 kendaraan atau naik sebesar 8,12% dari lalu lintas normal sebanyak 31.153 kendaraan.

Jasa Marga melalui Satuan Tugas Jasa Marga Siaga Nataru 2025/2026 berkomitmen untuk mempersiapkan layanan yang prima selama libur panjang akhir tahun, khususnya pada masa puncak libur perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, baik dari sisi operasi, transaksi, maupun layanan preservasi.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menegaskan pentingnya penguatan kolaborasi lintas sektor antara Jasa Marga sebagai operator jalan tol nasional dengan Pemerintah di antaranya Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam memastikan kesiapan seluruh pemangku kepentingan terkait menghadapi rangkaian akhir arus lalu lintas libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026).

“Sebagai kunci utama dalam memastikan pengelolaan pelayanan arus lalu lintas selama periode Nataru berjalan optimal, sinergi dan kolaborasi lintas sektor sangatlah penting. Dan alhamdulillah kerja sama yang terjalin selama ini telah berlangsung dengan sangat baik. Jasa Marga Group bersama seluruh stakeholder terkait telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif selama periode Nataru, termasuk kesiapan untuk menghadapi arus lalu lintas dari arah Trans Jawa maupun Bandung yang merupakan kontributor penyumbang terbesar arus balik dan juga pengelolaan potensi kepadatan di ruas Tol Jagorawi yang diperkirakan terjadi pada Minggu, 4 Januari 2026 sebagai rangkaian akhir dari arus lalu lintas libur Nataru 2025/2026,” ujar Rivan.

Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan tol untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, memastikan kendaraan dan pengemudi dalam kondisi prima, serta memperhatikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik. Untuk kelancaran transaksi, pengguna jalan tol diimbau menggunakan satu kartu uang elektronik yang sama saat tapping di gerbang tol masuk dan keluar, khususnya pada ruas tol dengan sistem transaksi tertutup seperti Tol Cipularang, Padaleunyi, dan Jalan Tol JORR II.

Informasi terkini seputar kondisi lalu lintas di ruas tol Jasa Marga Group wilayah Jabodetabek dan Bandung dapat diakses melalui kanal informasi resmi Jasa Marga, antara lain Instagram @official.jmmetropolitan, aplikasi Travoy, situs www.jasamarga.com, serta One Call Center Jasa Marga 24 jam di nomor 14080. (San)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *