Gapura Angkasa Gandeng Turkish Cargo Perkuat Layanan Kargo Udara

FACEINDONESIA.CO.ID – PT Gapura Angkasa memperkuat layanan penanganan kargo udara internasional melalui kerja sama dengan Turkish Cargo, merek layanan kargo udara global milik Turkish Airlines.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian jasa penanganan kargo untuk operasional di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Kemitraan ini bertujuan mendukung kelancaran operasional kargo udara internasional sekaligus memperkuat jaringan logistik Indonesia. Dalam perjanjian tersebut, Gapura Angkasa menyediakan layanan penanganan kargo sesuai ruang lingkup pekerjaan, prosedur, dan standar operasional yang disepakati kedua pihak.

Kedua bandara tersebut menjadi titik strategis bagi penerbangan internasional dan distribusi kargo udara di Indonesia.

Chief Cargo Officer Turkish Airlines, Ali Türk, mengatakan Indonesia memiliki peran penting dalam jaringan kargo udara global Turkish Cargo.

Menurutnya, kerja sama dengan Gapura Angkasa mendukung operasional di Bandara Soekarno-Hatta dan Denpasar, sekaligus membantu perusahaan menjaga konsistensi layanan kepada pelanggan.

Sementara itu, Chief Executive Officer PT Gapura Angkasa, Ichwan F. Agus, menyebut kemitraan tersebut sebagai langkah penting untuk memperkuat posisi perusahaan sebagai mitra strategis maskapai internasional di Indonesia.

Ia menambahkan, perkembangan industri penerbangan dan logistik membuka peluang bagi Gapura Angkasa untuk meningkatkan kemampuan, kesiapan operasional, serta kualitas layanan penanganan kargo.

Melalui kerja sama ini, Gapura Angkasa mengandalkan jaringan operasional, tenaga kerja berpengalaman, serta kemampuan layanan darat dan penanganan kargo untuk mendukung kebutuhan Turkish Cargo.

Chief Commercial Officer PT Gapura Angkasa, Denny Perdana Wirawan, mengatakan perjanjian tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan memperluas kemitraan dengan maskapai internasional dan mengembangkan bisnis jasa penanganan kargo.

Perjanjian yang ditandatangani di Istanbul, Turki, itu diharapkan menjadi landasan hubungan bisnis jangka panjang bagi kedua perusahaan. Kerja sama tersebut juga membuka peluang pengembangan kolaborasi untuk memperkuat konektivitas kargo udara internasional dan jaringan logistik Indonesia.(ZID)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *