BSya BCA Syariah Permudah Setoran Haji Digital

FACEINDONESIA.CO.ID – Perkembangan teknologi perbankan syariah semakin memudahkan masyarakat dalam mengelola keuangan sekaligus mempersiapkan kebutuhan ibadah. Melalui aplikasi mobile banking BSya, BCA Syariah menghadirkan layanan transaksi digital, termasuk setoran awal biaya haji, pembayaran zakat, infak, dan sedekah.

BSya menyediakan beragam fitur yang dapat dimanfaatkan nasabah untuk kebutuhan finansial sehari-hari, mulai dari transfer antarbank, pembayaran tagihan, transaksi QRIS, pengisian saldo dompet digital, hingga tarik dan setor tunai tanpa kartu. Aplikasi ini juga dilengkapi layanan pengajuan pembiayaan emas.

Kemudahan tersebut dirasakan Aulia Rahma (33), nasabah BCA Syariah yang memanfaatkan layanan BSya untuk memulai proses pendaftaran ibadah haji. Menurutnya, proses setoran dana haji melalui aplikasi lebih praktis dibandingkan harus datang langsung ke kantor cabang.

“Dulu saya kira harus antre lama di bank. Namun, sejak pakai BSya, ternyata tinggal setor dana awal, langsung dapat nomor porsi resmi dari Kemenag. Praktis sekali,” ujar Aulia, dikutip Sabtu (10/10/2026).

Aulia menjelaskan, proses mulai dari pembukaan tabungan haji hingga menerima bukti pendaftaran dalam format PDF membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Dokumen tersebut memuat informasi penting, seperti nama nasabah, nomor porsi, dan estimasi keberangkatan haji.

“Di dalamnya sudah ada nama saya, nomor porsi, dan estimasi keberangkatan. Semua saya simpan langsung di ponsel,” tuturnya.

Selain kemudahan transaksi, Aulia menilai akses digital untuk memantau informasi keuangan turut memberikan kenyamanan. Ia juga merasa terbantu dengan layanan informasi dari Halo BCA Syariah ketika membutuhkan penjelasan mengenai proses pendaftaran.

“Saya sempat ragu, lalu hubungi Halo BCA Syariah. Petugasnya ramah dan jelas menjawab, jadi makin yakin,” ungkapnya.

Vice President Cash Management BCA Syariah, Nadia Amalia, menjelaskan bahwa BSya menyediakan layanan setoran awal biaya haji secara digital. Dengan setoran minimal Rp25 juta, nasabah dapat memulai proses pendaftaran haji tanpa harus selalu mengunjungi kantor cabang.

Layanan tersebut menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin mempersiapkan ibadah haji dengan lebih praktis. Melalui integrasi dengan sistem penyelenggaraan haji, proses setoran dapat dilakukan secara digital sesuai ketentuan yang berlaku.

Tidak hanya untuk kebutuhan ibadah haji, BSya juga memfasilitasi pembayaran zakat, infak, dan sedekah secara langsung melalui aplikasi. Fitur ini memperluas fungsi perbankan digital, bukan sekadar untuk mengelola keuangan pribadi, tetapi juga mendukung aktivitas berbagi kepada sesama.

BCA Syariah berencana mengembangkan layanan wakaf uang dan crowdfunding syariah guna memperluas akses masyarakat terhadap kegiatan sosial berbasis prinsip syariah.

Di sisi lain, BSya turut menghadirkan fitur investasi emas sebagai alternatif bagi nasabah yang ingin mengembangkan aset. Emas dikenal sebagai salah satu instrumen yang dapat dimanfaatkan untuk menyimpan nilai kekayaan dalam jangka panjang.

Nadia menjelaskan, nasabah dapat mengakses layanan investasi emas melalui aplikasi BSya. Namun, informasi mengenai denominasi dan minimum pembelian perlu disesuaikan dengan ketentuan produk yang berlaku.

Ia juga mengingatkan generasi Z agar lebih bijak dalam mengambil keputusan finansial, termasuk ketika memilih produk perbankan maupun investasi.

“Pesan kami untuk Gen Z sederhana: jangan gegabah mengambil keputusan keuangan. BSya hadir sebagai solusi agar keputusan finansial tetap rasional, aman, dan sesuai prinsip syariah,” pungkas Nadia.

Melalui pengembangan layanan digital tersebut, BCA Syariah berupaya menghadirkan akses perbankan yang semakin mudah sekaligus mendukung kebutuhan finansial dan sosial masyarakat sesuai prinsip syariah.(SAN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *