FACEINDONESIA.CO.ID- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI meraih penghargaan internasional dari Global Finance sebagai Best Bank for Agriculture and Rural SMEs dalam ajang Best SME Bank Awards 2027. BRI juga dinobatkan sebagai Best SME Bank in Indonesia 2027 atas kontribusinya dalam mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, mengatakan penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi internasional terhadap konsistensi BRI dalam melayani dan memberdayakan UMKM, khususnya di sektor pertanian dan wilayah perdesaan.
“Keberhasilan dalam mengembangkan UMKM tidak hanya diukur dari besarnya pembiayaan yang disalurkan, tetapi juga dari dampak yang dihasilkan, peningkatan kapasitas usaha, perluasan akses pasar, serta kemampuan pelaku UMKM untuk tumbuh dan naik kelas,” ujar Hery dalam keterangannya, Jumat (2/10/2026).
Menurut Hery, BRI tidak hanya menyediakan akses pembiayaan, tetapi juga mengembangkan program pemberdayaan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM. Program tersebut antara lain Desa BRILiaN, Klasterku Hidupku, Rumah BUMN, dan LinkUMKM.
Program Desa BRILiaN telah menjangkau lebih dari 5.700 desa untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal. Sementara itu, Klasterku Hidupku telah menjangkau lebih dari 44 ribu klaster usaha di berbagai sektor.
Adapun platform LinkUMKM telah menjangkau sekitar 17,3 juta pelaku UMKM. Program Rumah BUMN juga telah diikuti sekitar 596 ribu pelaku UMKM hingga Juni 2026.
Hery menegaskan, sektor pertanian dan ekonomi perdesaan memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta menjadi sumber penghidupan masyarakat.
Global Finance menetapkan pemenang Best SME Bank Awards 2027 berdasarkan riset independen dan data dari bank peserta. Penilaian mencakup pemahaman terhadap kebutuhan nasabah UMKM, kualitas produk dan layanan, inovasi, pengalaman nasabah, serta dampak program yang dijalankan.
Penilaian tersebut merefleksikan kinerja institusi selama periode 1 April 2025 hingga 31 Maret 2026. Selain pembiayaan, aspek yang diperhitungkan meliputi layanan pembayaran, trade finance, perangkat digital, konsultasi bisnis, dan solusi yang memberikan dampak terukur bagi nasabah.
Hery mengatakan, BRI akan terus memperluas akses pembiayaan, pendampingan usaha, serta penguatan ekosistem pertanian dari hulu hingga hilir.
“Memperkuat sektor pertanian berarti memperkuat ekonomi rakyat sekaligus membangun fondasi kedaulatan ekonomi Indonesia,” pungkasnya.(ZID)






