FACEINDONESIA.CO.ID – Volume lalu lintas pada periode arus balik Hari Raya Idulfitri 1447H/Lebaran 2026 mengalami peningkatan secara signifikan. Untuk mengantisipasi kepadatan akibat lonjakan kendaraan, rekayasa lalu lintas berupa _one way_ nasional dan _contraflow_ diberlakukan atas diskresi Kepolisian. Kebijakan ini dilakukan untuk optimalisasi kapasitas jalur di jalan tol untuk menjaga kelancaran, keamanan, dan kenyamanan perjalanan.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa Jasa Marga telah menyiapkan berbagai fasilitas dan perambuan untuk mendukung keselamatan selama pelaksanaan pengaturan tersebut.
“Kami menyiagakan petugas pengatur lalu lintas di sejumlah titik strategis serta menyediakan pengawalan kendaraan Patroli Jalan Raya (PJR) sebagai _safety car_ untuk memastikan kecepatan di lajur _contraflow_ tetap sesuai ketentuan yaitu 40 Km/jam,” ujar Rivan.
Jasa Marga juga telah memasang _reflector two sides_ pada median _barrier_ serta penempatan paket rambu di akses masuk dan setiap 2,5 KM sepanjang jalur. Perambuan tersebut mencakup peringatan lalu lintas dua arah, batas kecepatan maksimal 40 km/jam, larangan mendahului, _warning light_, serta penegasan bahwa lajur _contraflow_ hanya diperuntukkan bagi kendaraan kecil.
Rivan juga menegaskan bahwa disiplin pengguna jalan menjadi kunci utama dalam menjaga keselamatan selama melintasi lajur _contraflow_ dan _one way._ Pengguna jalan diimbau memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan serta pengemudi dalam keadaan prima sebelum memasuki jalur tersebut.
“Pada lajur contraflow maupun jalur _one way_, kami mohon pengguna jalan untuk hindari berhenti di bahu jalan kecuali dalam kondisi darurat, dilarang untuk berpindah lajur, dilarang pindah jalur secara tiba-tiba serta mematuhi batas kecepatan. Jika mengalami kondisi darurat mohon untuk tidak menggunakan bahu jalan sebelah kanan, tapi tetap gunakan bahu dalam/bahu kiri. Apalagi jika di lajur _contraflow,_ jangan sampai menyeberang ke arah berlawanan untuk berhenti di bahu jalan sebelah kanan,” tegas Rivan.
Rivan juga mengingatkan, untuk memperoleh bantuan petugas secara cepat, dapat menghubungi call center Jasa Marga di nomor 133. Permohonan bantuan dan _update_ informasi lalu lintas jalan tol terkini juga bisa didapatkan melalui aplikasi Travoy.
“Untuk itu kami mengharapkan kerja sama pengguna jalan untuk mematuhi aturan selama melintasi jalur _one way_ maupun _contraflow_, termasuk menjaga kecepatan, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta tetap berada pada lajurnya demi keselamatan bersama,” tutup Rivan.
Jasa Marga siap mendukung implementasi SKB dalam bentuk rekayasa lalu lintas yang bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan dan pergerakan lalu lintas di jalan nasional, termasuk jalan tol. Di dalam SKB juga disebutkan, dalam hal terjadi perubahan arus lalu lintas secara tiba-tiba atau situasional, diskresi pihak Kepolisian akan menyesuaikan manajemen operasional lalu lintas yang berprinsip pada aspek keselamatan.
Jasa Marga mengingatkan pengguna jalan untuk mengecek waktu dan rute pemberlakuan rekayasa lalu lintas yang dinamis dari pihak Kepolisian. Aktif untuk perbarui informasi lalu lintas terutama cek waktu dan rute pemberlakuan rekayasa lalu lintas dari Kepolisian yang bisa didapatkan melalui Call Center Jasa Marga di nomor 133, Aplikasi Travoy, Akun X @PTJASAMARGA, Radio Travoy FM di Sonora 92.0 FM Jakarta dan jaringannya, serta di media sosial resmi Jasa Marga Group sehingga perjalanan libur Idulfitri 1447/2026 berlangsung dengan aman dan nyaman. (san)





