FACEINDONESIA.CO.ID – Puasa Ramadhan merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang telah memenuhi ketentuan syariat. Dalam Kitab Fathul Mu’in, dijelaskan pengertian serta syarat sah dan syarat wajib berpuasa yang perlu dipahami umat Islam agar ibadahnya diterima secara sempurna.
Mengutip penjelasan yang dibagikan melalui fanpage resmi Alhabib Quraisy Baharun, puasa Ramadhan adalah menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa, mulai dari terbit fajar shadiq hingga terbenam matahari, dengan niat karena Allah SWT.
Syarat Sah Puasa Ramadhan
Agar puasa dinyatakan sah, terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi:
- Islam
- Berakal (aqil)
- Suci dari haid dan nifas
- Mengetahui waktu berpuasa, yaitu sejak terbit fajar shadiq (awal waktu Subuh) hingga terbenam matahari secara sempurna (awal waktu Maghrib).
Keempat syarat ini menjadi dasar keabsahan ibadah puasa seseorang di bulan Ramadhan.
Syarat Wajib Puasa Ramadhan
Selain syarat sah, terdapat pula syarat wajib yang menentukan apakah seseorang terkena kewajiban berpuasa atau tidak:
- Islam (orang kafir tidak wajib berpuasa).
- Baligh dan berakal (taklif), sehingga anak kecil dan orang yang mengalami gangguan akal tidak diwajibkan.
- Mampu secara lahir dan batin, seperti bukan orang lanjut usia yang sangat lemah atau penderita sakit parah yang menurut keterangan medis sulit sembuh.
- Sehat jasmani.
5. Bermukim (tidak dalam safar). Musafir dengan jarak perjalanan lebih dari kurang lebih 82 kilometer diperbolehkan tidak berpuasa, selama perjalanannya bukan untuk tujuan maksiat.
Penjelasan ini menjadi pengingat bagi umat Islam agar memahami hukum dan ketentuan puasa secara benar. Dengan mengetahui syarat sah dan wajibnya puasa, diharapkan ibadah Ramadhan dapat dijalankan dengan lebih tertib dan sesuai tuntunan syariat. (San)





