FACEINDONESIA.CO.ID – Pada hari Sabtu, 14 Februari 2026, Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) masih mencatat peningkatan volume lalu lintas mudik meninggalkan Jabodetabek dan Jawa Barat.
Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Widiyatmiko Nursejati menyampaikan peningkatan volume kendaraan yang keluar wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat pada periode libur panjang Tahun Baru Imlek 2026.
Volume lalu lintas (lalin) tersebut merupakan pantauan arus lalin dari empat Gerbang Tol (GT) yang keluar Wilayah Jabodetabek dan dua Gerbang Tol (GT) yang keluar Wilayah Jawa Barat, dengan data sebagai berikut:
A. Lalu Lintas Jabotabek
Total sebanyak 216.779 kendaraan atau meningkat 10.28% dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 196.580 kendaraan transaksi yang meninggalkan Jabodetabek menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Merak dan arah Puncak Bogor melalui empat Gerbang Tol (GT) dengan rincian sebagai berikut:
- GT Cengkareng
Peningkatan volume lalu lintas transaksi di GT Cengkareng arah Bandara Interansional Soekarno-Hatta sebesar 14,96% atau sebanyak 83.746 kendaraan dibanding dari lalu lintas normal sebanyak 72.847 kendaraan. - GT Benda Utama
Peningkatan volume lalu lintas transaksi di GT Benda Utama arah Tangerang sebesar 13,63% atau sebanyak 29.962 kendaraan dari volume lalu lintas transaksi normal sebanyak 26.369 kendaraan. - GT Cikupa
Peningkatan volume lalu lintas transaksi di GT Cikupa arah Merak sebesar 9,19% atau sebanyak 55.369 kendaraan dari volume lalu lintas transaksi normal sebanyak 50.708 kendaraan. - GT Ciawi 1
Peningkatan volume lalu lintas transaksi di GT Ciawi 1 arah Puncak Bogor sebesar 2,24% atau sebanyak 47.702 kendaraan dari volume lalu lintas transaksi normal sebanyak 46.656 kendaraan.
B. Lalu Lintas Jawa Barat
Sementara itu di wilayah Jawa Barat, total sebanyak 150.624 kendaraan atau naik sebesar 8,55% dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 138.766 kendaraan transaksi di wilayah Kota Bandung dan sekitarnya yang melalui jalan tol ruas Padaleunyi. Adapun lalu lintas terdistribusi melalui dua Gerbang Tol (GT) dengan rincian sebagai berikut:
- GT Cileunyi Jalan Tol Padaleunyi
Jasamarga Metropolitan Tollroad mencatat pula sebanyak 32.073 kendaraan menuju Bandung meninggalkan wilayah Rancaekek, Garut dan sekitarnya melalui GT Cileunyi. Volume lalu lintas transaksi di GT tersebut meningkat sebesar 4,79% dari lalin normal yaitu sebanyak 30.607 kendaraan.
…
Sedangkan volume lalu lintas transaksi dari arah sebaliknya atau yang menuju Rancaekek, Garut dan sekitarnya melalui GT Cileunyi. tercatat 44.847 kendaraan atau naik 16,27% dibanding lalu lintas normal sebanyak 38.573 kendaraan. - GT Pasteur Jalan Tol Padaleunyi
Sementara itu, volume lalu lintas transaksi GT Pasteur (masuk) meninggalkan Kota Bandung tercatat 33.750 atau naik sebesar 5,73% dari lalin normal sebanyak 31.920 dan volume lalu lintas transaksi yang menuju Kota Bandung melalui GT Pasteur tercatat 39.954 kendaraan atau naik sebesar 6,07% dibanding lalu lintas normal sebanyak 37.666 kendaraan.
Jasa Marga mengimbau kepada masyarakat agar mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan dengan memastikan kondisi kendaraan siap jalan, kondisi pengemudi yang prima, memperhatikan kecukupan BBM dan saldo e-toll untuk kenyamanan perjalanan.
Jasa Marga juga mengimbau kepada pengguna jalan hanya menggunakan 1 e-toll yang sama untuk pembayaran di jalan tol dengan sistem transaksi tertutup seperti Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi serta Jalan Tol JORR II, 1 e-toll untuk bertransaksi ketika tapping di gerbang tol masuk dan menggunakan e-toll yang sama juga untuk tapping di gerbang tol keluar.
Informasi terkini seputar kondisi lalu lintas di ruas tol Jasa Marga Group wilayah Jabodetabek dan Bandung dapat diakses melalui kanal informasi resmi Jasa Marga, antara lain Instagram @official.jmmetropolitan, aplikasi Travoy, situs www.jasamarga.com, serta One Call Center Jasa Marga 24 jam di nomor 14080. (San)






