FACEINDONESIA.CO.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara akan melakukan inisiasi terciptanya SD dan SMP Unggul untuk selanjutnya lulusannya ditargetkan dapat menjadi murid di SMA Unggul Garuda yang telah dibangun di Sulawesi Tenggara. Selain itu, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Sulawesi Tenggara akan kami dorong sebagai salah satu penggerak peningkatan ekonomi daerah.
“Salah satunya kolaborasi dengan Kemendikdasmen dalam hal menciptakan program peningkatan kompetensi SMK bidang pertanian dan perikanan di Sulawesi Tenggara untuk menjadi penyedia bahan baku makanan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG),” jelas Gubernur Andi Sumangerukka.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Tenggara, Junaiddin Pagala, mengatakan sepanjang tahun 2025, BPMP telah melakukan sinergi dan kemitraan dengan Dinas Pendidikan Provinsi/Kota/Kabupaten di Sulawesi Tenggara.
“Pelaksanaan program prioritas pada tahun 2025 di Provinsi Sulawesi Tenggara menunjukkan dampak positif. Program Revitalisasi Satuan Pendidikan telah menyasar 348 satuan pendidikan jenjang PAUD, SD, SMP, dan SMA/SMK. Sementara itu, hingga Desember 2025, sebanyak 4.465 satuan pendidikan sudah menerima bantuan Papan Interaktif Digital (PID), dan 2.131 Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) turut memperoleh pendampingan pengelolaan bantuan sarana digitalisasi pembelajaran,” pungkas Junaiddin.
Mengakhiri laporannya, Junaiddin menyampaikan, BPMP bersama dengan UPT Kemendikdasmen lainnya di Sulawesi Tenggara yaitu Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Sulawesi Tenggara serta Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara secara berkelanjutan akan terus memberikan pendampingan pelaksanaan kebijakan dan program prioritas Kemendikdasmen melalui kolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan se-Sulawesi Tenggara di tahun 2026.
Turut hadir di dalam Rakor yaitu Staf Khusus Mendikdasmen Bidang Manajemen dan Kelembagaan, Direktur Sekolah Menengah Atas Kemendikdasmen, Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Sulawesi Tenggara, Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara. (San)





