FACEINDONESIA.CO.ID- Penyanyi Syahrini bersama Dompet Dhuafa menyalurkan parsel kepada 250 penerima manfaat dalam peluncuran program kemanusiaan bertajuk Incess for Humanity di Zona Madina, Parung, Bogor, Sabtu (24/10/2026).
Sebanyak 250 penerima manfaat tersebut terdiri dari anak yatim dan lanjut usia (lansia) yang berasal dari keluarga dhuafa. Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari kolaborasi Syahrini dan Dompet Dhuafa untuk memperluas kepedulian sosial serta membantu masyarakat yang membutuhkan.
Dalam peluncuran tersebut, kedua pihak juga memperkenalkan 11 program kemanusiaan yang mencakup bidang pendidikan, kesehatan, kesejahteraan sosial, pemberdayaan ekonomi, dakwah, hingga penanganan bencana.
Sebelas program tersebut meliputi Lansia Berdaya Guna, Anak Indonesia Sehat, Peduli Karhutla, Beasiswa Peduli Generasi Muda, Sedekah Al-Qur’an, Santunan Anak Yatim, Indonesia Siap Siaga, Mustahik to Muzaki, Peduli Guru Ngaji, Cinta Palestina, dan Berbagi Zakat Fitrah.
Ketua Pengurus Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini, mengatakan program-program lembaganya dijalankan melalui lima pilar utama, yakni pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, serta dakwah dan budaya.
Menurutnya, kolaborasi dengan Syahrini menjadi salah satu upaya untuk memperkuat pelaksanaan program tersebut. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dan keterlibatan Syahrini dalam kegiatan kemanusiaan.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Syahrini atas dukungan yang telah diberikan terhadap program-program Dompet Dhuafa dan atas kesediaannya untuk berkolaborasi bersama kami. Ini merupakan kebanggaan sekaligus kehormatan bagi Dompet Dhuafa,” ujar Ahmad Juwaini.
Dalam rangkaian peluncuran, Syahrini juga berkomunikasi secara daring dengan relawan Dompet Dhuafa yang bertugas menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Melalui komunikasi tersebut, Syahrini menyapa tim Disaster Management Center (DMC) dan Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) yang mendampingi masyarakat terdampak karhutla di Sumatera Selatan dan Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Ia menyampaikan apresiasi kepada para relawan yang tetap menjalankan tugas penanganan bencana sekaligus memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah terdampak.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan Syahrini ke SMART Ekselensia Indonesia, sekolah berasrama gratis yang merupakan bagian dari program pendidikan Dompet Dhuafa di Zona Madina.
Di sekolah tersebut, Syahrini berinteraksi dengan para siswa dan memberikan motivasi mengenai pentingnya kepercayaan diri serta semangat dalam meraih cita-cita. Ia juga berkesempatan melihat langsung lingkungan asrama dan aktivitas pendidikan para siswa.
Suasana peluncuran semakin semarak dengan penampilan tari Saman dari anak-anak penyandang disabilitas binaan Dompet Dhuafa. Pertunjukan tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap potensi dan kemampuan anak-anak dalam bidang seni.
Syahrini mengungkapkan, kebiasaan berbagi telah ditanamkan keluarganya sejak ia masih kecil. Ia mengenang almarhum ayahnya yang selalu mengajaknya memberikan bantuan kepada anak-anak yatim.
“Dari kecil, almarhum ayahku selalu mengajak aku untuk berbagi kepada 500 anak yatim, hingga menjadi kebiasaan dan singkat cerita sampai 5.000 anak yatim. Itu menjadi gerakan Syahrini Berbagi dan hari ini dipertegas kembali bersama Dompet Dhuafa dengan gerakan Incess for Humanity,” ungkap Syahrini.
Ahmad Juwaini berharap kolaborasi melalui program Incess for Humanity dapat memperluas jangkauan bantuan dan menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
“Melalui kolaborasi ini dan peluncuran Incess for Humanity, kami berharap jangkauan kebaikan dan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan dapat semakin luas dan memberikan dampak yang lebih besar,” jelasnya.
Masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam program Incess for Humanity dapat menyalurkan donasi melalui laman digital resmi Dompet Dhuafa.(SAN)






