FACEINDONESIA.CO.ID- GoPay bersama Findaya dan Multifinance Anak Bangsa memberikan edukasi literasi keuangan kepada 80 pecalang di Bali melalui program Pintar Bareng GoPay. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman para pecalang mengenai pengelolaan keuangan sehari-hari serta penggunaan layanan keuangan digital secara bijak dan bertanggung jawab.
Edukasi yang berlangsung di Denpasar tersebut membahas sejumlah materi penting, mulai dari mengatur pemasukan dan pengeluaran, membedakan kebutuhan dengan keinginan, hingga menyusun perencanaan keuangan untuk memenuhi kebutuhan saat ini maupun masa depan.
Head of Corporate Affairs GoTo, Audrey P Petriny, mengatakan inklusi keuangan tidak hanya berkaitan dengan akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan layanan tersebut secara tepat.
Menurut Audrey, masyarakat perlu memiliki pemahaman yang memadai agar dapat menggunakan layanan keuangan secara bijak dan bertanggung jawab.
Melalui program Pintar Bareng GoPay, pihaknya berupaya menghadirkan edukasi keuangan yang sederhana, praktis, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, termasuk para pecalang di Bali.
Program tersebut dikemas secara interaktif agar peserta lebih mudah memahami prinsip dasar pengelolaan keuangan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Para pecalang juga diajak mengenali tujuan keuangan pribadi serta menyusun langkah-langkah untuk memenuhi kebutuhan secara lebih terencana.
Selain perencanaan keuangan, peserta memperoleh pengetahuan mengenai penggunaan layanan pendanaan digital. Materi ini menekankan pentingnya menyesuaikan pemanfaatan layanan pendanaan dengan kebutuhan serta kemampuan membayar.
Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai berbagai hal yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan produk pendanaan, seperti manfaat, risiko, biaya, tenor, dan ketentuan layanan, termasuk GoPay Pinjam dan GoPay Later.
Melalui edukasi tersebut, peserta diharapkan mampu mengambil keputusan keuangan secara lebih cermat serta memahami tanggung jawab yang menyertai penggunaan layanan keuangan digital.
Patajuh atau Wakil Bandesa Agung Baga Kasukertan, Krama dan Wewidangan sekaligus Pembina Pasikian Pacalang MDA Provinsi Bali, I Made Wena, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut.
Ia menilai pemahaman mengenai pengelolaan keuangan penting bagi para pecalang, baik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun mempersiapkan masa depan.
Menurut Wena, penyampaian materi yang praktis dan relevan dapat membantu para pecalang memahami cara mengelola keuangan dengan lebih baik, sekaligus memanfaatkan layanan keuangan digital secara bijak dan bertanggung jawab.
Pecalang merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat adat Bali. Selain bertugas menjaga ketertiban dan keharmonisan di lingkungan desa adat, mereka juga menjalankan peran sosial dalam mendukung kehidupan masyarakat setempat.
Karena itu, edukasi literasi keuangan bagi pecalang diharapkan dapat memperluas pemahaman mengenai pengelolaan keuangan rumah tangga, pengaturan pengeluaran, serta perencanaan kebutuhan jangka panjang.
Pintar Bareng GoPay merupakan program edukasi keuangan yang membantu masyarakat memahami berbagai aspek pengelolaan keuangan, mulai dari perencanaan keuangan dan pengelolaan tabungan hingga pengenalan pilihan investasi.
Sejak 2019, program tersebut telah menjangkau masyarakat di berbagai wilayah Indonesia melalui kegiatan edukasi daring maupun luring.
Melalui kolaborasi dengan Findaya dan Multifinance Anak Bangsa, GoPay berharap kegiatan ini dapat berkontribusi terhadap peningkatan literasi keuangan masyarakat, sehingga pemanfaatan layanan keuangan digital semakin tepat, aman, dan bertanggung jawab.(ZID)






