Zulhas Dorong Kopdes Merah Putih Majukan Ekonomi Desa

FACEINDONESIA.CO.ID- Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mendorong Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes) menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memastikan penyaluran subsidi tepat sasaran. Keberadaan koperasi diharapkan mampu memperkuat usaha lokal dan memperluas pemasaran produk desa.

Hal tersebut disampaikan Zulkifli Hasan saat meninjau operasional Kopdes Merah Putih di Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (13/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia bersama rombongan meninjau tiga lokasi koperasi di Desa Purbayan, Kadilangu, dan Menuran.

Bacaan Lainnya

Pria yang akrab disapa Zulhas itu melihat langsung fasilitas koperasi, mulai dari gerai penjualan, gudang, hingga aktivitas transaksi. Berbagai produk makanan telah tertata di rak untuk memudahkan masyarakat memilih kebutuhan sehari-hari.

Selain memantau kegiatan koperasi, Zulhas juga menyaksikan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan pemasaran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menurut Zulhas, pengembangan Kopdes merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi. Ia menegaskan, kemajuan ekonomi tidak boleh hanya terpusat di perkotaan, tetapi juga harus dirasakan masyarakat desa dan kelurahan.

“Presiden Prabowo ingin desa atau kelurahan itu maju. Yang maju jangan kota saja. Desa juga harus maju, kelurahan juga maju,” ujar Zulhas.

Ia menambahkan, keberadaan gedung koperasi harus diikuti kegiatan usaha yang nyata agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kopdes diharapkan mampu memenuhi kebutuhan warga sekaligus menyediakan ruang pemasaran bagi produk petani dan pelaku UMKM setempat.

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diarahkan menjadi pusat layanan masyarakat, mencakup penyediaan bahan pangan, pupuk dan LPG bersubsidi, layanan keuangan, serta pemasaran hasil produksi lokal.

Berdasarkan data yang disampaikan dalam pemberitaan tersebut, sebanyak 5.427 Kopdes di Jawa Tengah telah beroperasi. Jumlah itu diharapkan terus memperkuat perekonomian desa, meningkatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok, serta membuka peluang usaha baru bagi pelaku ekonomi lokal.(ZID)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *