FACEINDONESIA.CO.ID- PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) terus memperluas pembiayaan kendaraan melalui produk BSI OTO, termasuk untuk kendaraan berwawasan lingkungan atau electric vehicle (EV).
Hingga Juli 2026, outstanding pembiayaan BSI OTO mencapai sekitar Rp6,75 triliun atau tumbuh 11,34 persen secara tahunan (year on year/yoy).
Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy mengatakan, minat masyarakat terhadap kendaraan listrik terus meningkat, terutama di kalangan generasi muda yang semakin memperhatikan efisiensi, teknologi, gaya hidup, dan keberlanjutan lingkungan.
Menurutnya, pembiayaan kendaraan listrik BSI mengalami pertumbuhan hingga 66 persen. Kondisi tersebut menunjukkan meningkatnya ketertarikan masyarakat terhadap EV sebagai alternatif mobilitas yang efisien dan berkelanjutan.
“Pembiayaan kendaraan listrik menjadi salah satu bentuk komitmen BSI dalam mendukung penguatan industri otomotif nasional. Sekaligus mendorong percepatan transisi menuju ekosistem transportasi yang lebih ramah lingkungan,” ujar Kemas di Jakarta, Senin (28/9/2026).
BSI terus memperluas akses pembiayaan syariah agar masyarakat, termasuk generasi muda, dapat memiliki kendaraan dengan skema yang transparan dan memberikan kepastian dalam pengelolaan keuangan melalui angsuran tetap setiap bulan.
Kemas menambahkan, pertumbuhan pembiayaan BSI OTO menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan pribadi masih kuat. Namun, keputusan pembelian kini semakin mempertimbangkan skema pembiayaan yang aman, transparan, dan sesuai prinsip syariah.
“Melalui BSI OTO, kami berharap dapat menjadi mitra masyarakat dalam mewujudkan mobilitas yang lebih modern, bertanggung jawab, dan berkelanjutan. Sekaligus mendukung pengembangan industri otomotif nasional menuju ekonomi hijau,” pungkasnya.(ZID)






