Kemendikdasmen Apresiasi Talenta Berprestasi, Lanjut ke Ajang Internasional

FACEINDONESIA.CO.ID- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan komitmennya memberikan apresiasi dan pembinaan berkelanjutan kepada murid berprestasi di Indonesia.

Apresiasi bagi murid berprestasi merupakan bagian dari implementasi Permendikdasmen Nomor 25 Tahun 2025 tentang Manajemen Talenta Murid. Apresiasi menjadi salah satu tahapan pengelolaan talenta setelah proses identifikasi, pengembangan, dan aktualisasi.

Bacaan Lainnya

Apresiasi diberikan kepada para juara dalam berbagai ajang nasional yang diselenggarakan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), termasuk Olimpiade Sains Nasional (OSN).

“Kami terus berusaha mendukung dan mengapresiasi prestasi anak bangsa. Mohon maaf kalau mungkin hadiahnya tidak besar,” kata Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti di Jakarta, Jumat (4/9).

Menurut Abdul Mu’ti, Kemendikdasmen juga tengah mencari skema pendanaan dari sumber lain agar anggaran penghargaan bagi murid berprestasi dapat ditingkatkan.

Meski demikian, ia mengingatkan agar prestasi tidak hanya dilihat dari besaran hadiah. Para juara juga mendapatkan dukungan untuk mengembangkan talenta secara berkelanjutan.

Pada 2026, sebanyak 420 juara ajang nasional dibina Puspresnas bersama mitra sebagai persiapan mengikuti kompetisi internasional. Dari jumlah tersebut, sebanyak 79 murid dikirim sebagai delegasi Indonesia ke berbagai ajang internasional.

Para delegasi tersebut telah meraih 47 penghargaan internasional, terdiri atas tujuh medali emas, 17 perak, 23 perunggu, dan lima honorable mention.

Kepala Puspresnas Maria Veronica Irene Herdjiono mengatakan, pembinaan talenta berprestasi tidak berhenti pada pemberian hadiah atau dana pembinaan.

“Prestasi di tingkat nasional bukanlah akhir dari proses pembinaan. Kami terus mendampingi para talenta berprestasi agar dapat berkembang dan memiliki kesempatan lebih luas lagi,” ujar Irene.

Dukungan pengembangan talenta juga diberikan melalui Beasiswa Talenta Indonesia hasil kolaborasi Puspresnas dan LPDP. Program tersebut menyediakan pendanaan pendidikan S1/D4 di dalam maupun luar negeri.

Pada tahun ini, telah diumumkan 174 calon penerima Beasiswa Talenta Indonesia jenjang S1, terdiri atas 171 calon penerima beasiswa dalam negeri dan tiga calon penerima beasiswa luar negeri. Mereka merupakan pemenang berbagai ajang yang difasilitasi Puspresnas, termasuk OSN.

Irene menegaskan, OSN tidak hanya berorientasi pada medali atau kemenangan. Proses kompetisi menjadi kesempatan bagi murid untuk mengembangkan kemampuan, karakter, sportivitas, daya juang, serta mental sebagai generasi unggul Indonesia.

Kemendikdasmen berkomitmen memastikan setiap murid memiliki kesempatan mengembangkan potensi dan meraih prestasi melalui proses yang adil, transparan, dan berintegritas.

Pembinaan talenta diharapkan dapat membuat prestasi yang diraih murid saat ini menjadi jalan menuju kesempatan pengembangan diri dan pendidikan pada jenjang berikutnya.

“Kami mengapresiasi perhatian dan masukan yang disampaikan masyarakat. Partisipasi publik merupakan bagian penting dalam upaya bersama untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan dan ajang talenta yang berpihak pada murid, sejalan dengan semangat Pendidikan Bermutu untuk Semua,” pungkas Irene.(ZID)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *