FACEINDONESIA.CO.ID- Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) mengimbau pengguna jalan mengantisipasi perjalanan seiring pelaksanaan rekonstruksi perkerasan jalan di sejumlah titik Ruas Tol Jakarta-Tangerang, Jagorawi, dan JORR Non S.
Pekerjaan dilakukan bertahap mulai 18 hingga 24 Agustus 2026 untuk menjaga kualitas, keamanan, dan keandalan jalan tol. Selama pekerjaan berlangsung, lajur yang menjadi objek rekonstruksi akan ditutup sementara, sementara lajur lainnya tetap dioperasikan.
Tol Jakarta-Tangerang
Untuk arah Tangerang, rekonstruksi dilakukan di Lajur 1 KM 17+035 hingga KM 17+105 pada 18-20 Agustus 2026. Pekerjaan juga berlangsung di Lajur 5 Off Ramp Tangerang pada periode yang sama.
Sementara arah Jakarta, pekerjaan dilakukan di Lajur 1 dan 2 Off Ramp Karawaci 4 pada 18-20 Agustus 2026. Rekonstruksi berikutnya berada di Lajur 2 On Ramp Bitung pada 22-24 Agustus 2026 serta Lajur 2 KM 16+390 hingga KM 16+460 pada 21-24 Agustus 2026.
Tol Jagorawi
Di Ruas Tol Jagorawi, pekerjaan dilakukan di Bahu Luar KM 30+700 hingga KM 30+550 arah Jakarta pada 18-23 Agustus 2026.
Rekonstruksi juga berlangsung di Lajur 1 On Ramp Sentul Sirkuit arah Jakarta pada 19-21 Agustus 2026 serta akses keluar GT Gunung Putri arah Bogor pada 19-23 Agustus 2026.
Khusus akses keluar GT Gunung Putri, atas diskresi Kepolisian akan diberlakukan rekayasa lalu lintas setelah transaksi tol.
Kendaraan besar yang menuju Cileungsi atau Citeureup diarahkan lurus melalui terowongan dan tetap berada di Jalan Baru Indocement, kemudian putar balik di Bundaran Kopo. Setelah itu, kendaraan diarahkan menuju perempatan samping SPBU di atas terowongan.
Kendaraan besar menuju Cileungsi diarahkan belok kanan, sedangkan yang menuju Citeureup belok kiri. Untuk kendaraan kecil menuju Citeureup, pengguna akan dialihkan terlebih dahulu ke arah Cileungsi untuk kemudian putar balik. Kendaraan kecil menuju Cileungsi tidak mengalami pengalihan.
Tol JORR Non S
Pada arah Rorotan, rekonstruksi dilakukan di Lajur 1 KM 35+500 hingga KM 35+550, Off Ramp Setu, serta Off Ramp Ciputat 1. Seluruh pekerjaan berlangsung 21-24 Agustus 2026.
Sedangkan arah Serpong, pekerjaan dilakukan di Lajur 2 On Ramp Pondok Ranji pada 21-24 Agustus 2026.
JMT menyatakan pengaturan lalu lintas dilakukan secara situasional oleh petugas di lapangan dengan mempertimbangkan kondisi arus kendaraan.
Jasa Marga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul dan mengimbau pengguna jalan mengantisipasi waktu serta rute perjalanan, memastikan kecukupan saldo kartu elektronik, mematuhi rambu lalu lintas, mengurangi kecepatan di area pekerjaan, dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.
Informasi lalu lintas terkini dapat dipantau melalui One Call Center Jasa Marga 24 jam di 133, situs resmi Jasa Marga, media sosial @official.jmmetropolitan, serta aplikasi Travoy.(ZID)






