FACEINDONESIA.CO.ID-PT Pertamina (Persero) melalui Rumah BUMN Kabupaten Tojo Una-Una terus memperkuat daya saing UMKM lokal dengan memperluas akses pasar.
Upaya tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan 13 UMKM binaan dalam bazar Jambore Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.
Kegiatan yang digelar di Desa Labuan, Kecamatan Ratolindo, Kabupaten Tojo Una-Una itu diikuti perwakilan PKB dan PLKB dari 12 kabupaten di Sulawesi Tengah. Ajang ini dimanfaatkan pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk pangan olahan dan kuliner unggulan kepada masyarakat.
Selain membuka peluang pasar baru, Rumah BUMN Pertamina juga mendorong para pelaku usaha memanfaatkan transaksi digital melalui QRIS agar semakin siap menghadapi perkembangan ekonomi digital.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan Rumah BUMN merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam membina UMKM agar semakin mandiri, berdaya saing, dan mampu berkembang secara berkelanjutan.
Menurutnya, Pertamina tidak hanya menyediakan ruang promosi, tetapi juga memberikan pendampingan untuk meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan pemasaran, serta memperkuat kemampuan pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi digital.
Program tersebut juga sejalan dengan upaya pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif melalui penguatan kewirausahaan, penciptaan lapangan kerja, dan pengembangan industri kreatif.
Inisiatif ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.
Pemilik Kopi Tanambi, Imran Mulyadi, mengaku pendampingan Rumah BUMN Pertamina telah membantu mengembangkan usahanya.
Menurutnya, dukungan diberikan mulai dari promosi, fasilitasi pameran, pengembangan kemasan hingga peningkatan kapasitas usaha.
Apresiasi juga disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tojo Una-Una, Hajar Lawidu. Ia menilai program Rumah BUMN Pertamina memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan UMKM melalui pelatihan, pendampingan, dan promosi.
Melalui pembinaan yang berkelanjutan, Pertamina berharap semakin banyak UMKM lokal yang mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, memanfaatkan teknologi digital, dan menjadi lebih kompetitif.(ZID,)






