FACEINDONESIA.CO.ID – Yayasan Wings Peduli kembali menggelar program operasi bibir sumbing dan celah langit-langit mulut secara gratis bagi anak-anak penyandang kelainan kraniofasial. Pada tahap awal tahun 2026, sebanyak 20 pasien asal Jawa Timur menerima manfaat dari program tersebut.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Yayasan Wings Peduli dengan Yayasan Surabaya CLP Center, RS Premier Surabaya, serta tim medis Yayasan CLP Center. Para pasien yang menjalani operasi berusia 2 bulan hingga 3 tahun, usia yang dinilai penting untuk mendapatkan penanganan dini agar terhindar dari gangguan makan, berbicara, pendengaran, hingga masalah kepercayaan diri di masa depan.
Perwakilan Yayasan Wings Peduli, Luciana Tanoyo, mengatakan setiap anak berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk tumbuh sehat dan memiliki masa depan yang lebih baik.
Melalui program ini, pihaknya berharap dapat meningkatkan kualitas hidup anak-anak sekaligus membantu meringankan beban keluarga yang membutuhkan.
Operasi perdana telah dilaksanakan di RS Premier Surabaya dan akan dilanjutkan secara bertahap mulai 26 Juni 2026. Selain tindakan operasi, para pasien juga memperoleh pemeriksaan kesehatan, pendampingan medis, serta edukasi kepada orang tua mengenai perawatan pascaoperasi agar proses pemulihan berjalan optimal.
Program operasi bibir sumbing ini bukan kali pertama dilakukan Yayasan Wings Peduli. Sejak 2008, yayasan tersebut telah membantu lebih dari 200 anak dari keluarga prasejahtera melalui layanan operasi kelainan kraniofasial.
Selain itu, lewat program Generasi Bersih Sehat, Yayasan Wings Peduli juga telah menjangkau lebih dari 300 keluarga di Jakarta Timur melalui edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), layanan imunisasi, serta dukungan fasilitas puskesmas.
Berbagai program tersebut menjadi bagian dari komitmen Yayasan Wings Peduli dalam memperluas akses layanan kesehatan dan mendukung tumbuh kembang anak Indonesia agar memiliki kualitas hidup yang lebih baik. SAN)






