ASDP Pastikan Penanganan Maksimal Korban KMP Aceh Hebat 2

Dok.ASDP

FACEINDONESIA.CO.ID-PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan penanganan dan pemulihan korban insiden kebakaran di ruang mesin KMP Aceh Hebat 2 di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, menjadi prioritas utama perusahaan.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo menyampaikan keprihatinan atas peristiwa tersebut dan menegaskan komitmen perusahaan untuk memberikan layanan terbaik bagi seluruh korban.

Bacaan Lainnya

“Kami menyampaikan duka dan keprihatinan atas insiden ini. Fokus utama kami saat ini adalah memastikan seluruh korban memperoleh penanganan medis optimal serta pendampingan selama proses pemulihan,” ujar Heru, Jumat (12/6).

Sejak kejadian berlangsung, ASDP terus berkoordinasi dengan rumah sakit, tenaga medis, pemerintah daerah, dan instansi terkait agar proses penanganan berjalan cepat, tepat, dan berkelanjutan.

Berdasarkan perkembangan terbaru hingga Jumat malam, seluruh korban telah mendapatkan layanan medis sesuai kondisi masing-masing. Dua korban masih menjalani observasi dan penanganan lanjutan di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Sementara itu, delapan korban menjalani tindakan operasi dan perawatan lanjutan. Lima korban lainnya telah menyelesaikan operasi dan kini menjalani perawatan intensif di ICU maupun HCU dengan pengawasan tim medis.

ASDP juga memastikan pendampingan bagi keluarga korban. Perusahaan membuka komunikasi aktif dan memfasilitasi kebutuhan keluarga selama masa perawatan berlangsung.

Menurut Heru, dukungan keluarga memiliki peran penting dalam mempercepat proses pemulihan korban. Karena itu, ASDP berupaya memastikan keluarga memperoleh akses informasi secara berkala.

Di sisi lain, ASDP mendukung penuh proses investigasi yang dilakukan pihak berwenang untuk mengetahui penyebab insiden secara menyeluruh. Hasil evaluasi nantinya akan menjadi dasar penguatan sistem keselamatan dan peningkatan standar operasional perusahaan.

“Keselamatan dan keamanan pengguna jasa tetap menjadi prioritas utama. Kami akan terus memperkuat budaya keselamatan serta meningkatkan kesiapsiagaan operasional,” tutup Heru.(HER)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *