FACEINDONESIA.CO.ID – PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) mencatat tingginya mobilitas kendaraan yang melintas di Ruas Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) selama periode libur Iduladha 1447H/2026, Hari Raya Waisak 2570 BE dan Hari Lahir Pancasila.
Berdasarkan data lalu litas harian yang melintas selama periode libur panjang Iduladha, Hari Raya Waisak dan Hari Lahir Pancasila, PT JJC mencatat total volume kendaraan mencapai 482.745 kendaraan, meningkat 39,36% dibandingkan lalu lintas normal sebesar 346.410 kendaraan.
Jika dilihat berdasarkan arah perjalanan selama periode libur panjang sejak Selasa (26/05) hingga Senin (01/06), volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta tercatat sebanyak 237.459 kendaraan, meningkat sekitar 37,36% dibandingkan lalu lintas normal sebesar 172.869 kendaraan. Sementara itu, volume kendaraan yang mengarah menuju Jakarta tercatat sebanyak 245.286 kendaraan, meningkat sekitar 41,34% dibandingkan lalu lintas normal sebesar 173.541 kendaraan.
PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek terus memastikan pelayanan operasional berjalan optimal selama periode libur panjang tersebut dan telah melakukan berbagai upaya pengamanan dan rekayasa lalu lintas juga telah dilakukan guna menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.
Direktur Utama PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek, Hendri Taufik, mengucapkan terima kasih kepada pengguna jalan yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ, “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengguna jalan yang telah menggunakan Ruas Jalan Layang MBZ selama periode libur Iduladha, Hari Raya Waisak dan Hari Lahir Pancasila tahun ini”. ujar Hendri
Hendri juga menyampaikan, “Kami juga mengapresiasi kerja sama, kesabaran, serta kepatuhan pengguna jalan dalam menjaga ketertiban dan keselamatan selama perjalanan, sehingga arus lalu lintas selama periode mudik dan arus balik dapat berjalan dengan baik.” tutup Hendri
PT JJC terus mengimbau pengguna jalan yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ untuk selalu mengutamakan keselamatan. Pengguna jalan diharapkan memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima, menjaga kecukupan daya listrik dan bahan bakar minyak (BBM), serta mengantisipasi potensi perubahan cuaca, khususnya hujan yang dapat memengaruhi jarak pandang dan kondisi permukaan jalan, sehingga perjalanan dapat berlangsung aman dan nyaman hingga sampai ke tempat tujuan. (ZID)





