Zulhas Minta Pemimpin Jambi Pegang Teguh Nilai Pancasila

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengingatkan para kepala daerah di Jambi untuk terus menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan daerah. Foto: Dok. Menko Pangan

FACEINDONESIA.CO.ID – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengingatkan para kepala daerah di Jambi untuk terus menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Pesan tersebut disampaikan Zulhas saat menghadiri peringatan Hari Jadi Kota Jambi ke-80 dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625 di Kota Jambi, Selasa (2/6/2026).

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Zulhas menegaskan bahwa momentum hari jadi daerah harus menjadi ajang refleksi bagi para pemimpin daerah untuk menilai sejauh mana pembangunan yang dilakukan telah sejalan dengan cita-cita para pendiri bangsa dan nilai-nilai Pancasila.

“Kita perlu melihat kembali apakah pembangunan yang dijalankan sudah sesuai dengan amanat Pancasila dan tujuan berbangsa,” ujar Zulhas.

Ketua Umum PAN itu menilai Indonesia masih menghadapi tantangan dalam mewujudkan kesejahteraan yang merata, meski memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Karena itu, diperlukan kebijakan yang berpihak kepada rakyat serta berlandaskan prinsip keadilan sosial.

Menurut Zulhas, Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen memperkuat amanat Pasal 33 UUD 1945 sebagai dasar pembangunan ekonomi nasional.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperbaiki tata kelola ekspor komoditas strategis seperti crude palm oil (CPO), batu bara, dan nikel agar lebih transparan serta memberikan nilai tambah bagi negara.

“Kami ingin pengelolaan komoditas strategis memberikan manfaat yang lebih besar bagi rakyat Indonesia,” katanya.

Selain itu, pemerintah juga fokus memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Zulhas menilai selama ini pelaku usaha kecil masih menghadapi bunga pinjaman yang cukup tinggi.

Untuk mendukung pengembangan UMKM, pemerintah telah menurunkan bunga Program Mekar menjadi maksimal 8 persen dari sebelumnya mencapai 24 persen.

“Kami ingin pelaku usaha kecil memperoleh pembiayaan yang lebih mudah dan terjangkau sehingga dapat meningkatkan produktivitas,” ujarnya.

Zulhas menegaskan kekayaan alam Indonesia harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat, bukan hanya dinikmati segelintir pihak.

Karena itu, konsep ekonomi Pancasila perlu terus diperkuat untuk menciptakan keadilan ekonomi yang lebih merata.

Ia juga mengajak seluruh kepala daerah untuk menjaga komitmen terhadap nilai-nilai Pancasila dalam setiap kebijakan dan program pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah masing-masing. (HER)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *