<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Media &#8211; Face Indonesia</title>
	<atom:link href="https://faceindonesia.co.id/tag/media/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://faceindonesia.co.id</link>
	<description>Wajah Baru Informasi Digital</description>
	<lastBuildDate>Fri, 08 May 2026 10:37:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://faceindonesia.co.id/wp-content/uploads/2025/11/cropped-Fa_Logo-FACE-Datar-scaled-1-32x32.jpg</url>
	<title>Media &#8211; Face Indonesia</title>
	<link>https://faceindonesia.co.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Betadine Bening Ajak Media &#038; Komunitas Dukung Eksplorasi Anak Lewat Semangat Gen Bening</title>
		<link>https://faceindonesia.co.id/betadine-bening-ajak-media-komunitas-dukung-eksplorasi-anak-lewat-semangat-gen-bening/</link>
					<comments>https://faceindonesia.co.id/betadine-bening-ajak-media-komunitas-dukung-eksplorasi-anak-lewat-semangat-gen-bening/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[ala]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 May 2026 11:00:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Betadine]]></category>
		<category><![CDATA[Betadine Bening]]></category>
		<category><![CDATA[Eksplorasi Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[Media]]></category>
		<category><![CDATA[Semangat Gen Bening]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://faceindonesia.co.id/?p=16279</guid>

					<description><![CDATA[FACEINDONESIA.CO.ID – Di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap dampak screen time, Betadine Bening mengajak orang tua,&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ff6600"><strong>FACEINDONESIA.CO.ID</strong></span> – Di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap dampak screen time, Betadine Bening mengajak orang tua, media, dan komunitas untuk bersama-sama mengembalikan anak pada dunianya dengan berlari, bermain, dan bereksplorasi melalui semangat Gen Bening, Generasi Berani Exploring.</p>
<p>Sebagai bagian dari komitmen mendukung implementasi PP Tunas, Betadine Bening menghadirkan Media &amp; Community Gathering yang mempertemukan dokter anak, media, dan komunitas ibu untuk membahas pentingnya aktivitas eksploratif dalam tumbuh kembang anak. Inisiatif ini mendorong lahirnya generasi anak yang berani mencoba, aktif bergerak, dan tumbuh percaya diri melalui pengalaman dan aktivitas yang Bocil Approved.</p>
<p>Semakin banyak orang tua kini menyadari bahwa menjawab tantangan screen time bukan sekadar membatasi layar, melainkan memastikan anak tetap punya ruang untuk bergerak, bermain, dan belajar dari pengalaman sehari-hari serta eksplorasi dunia sebagai bagian dari tumbuh kembang yang seimbang.</p>
<p>Anastasya Ratu Chaerani, Brand Manager Wound Care iNova Pharmaceuticals Indonesia, menyampaikan, “Selama lebih dari lima dekade, Betadine telah mendampingi keluarga Indonesia lintas generasi. Kini, kami mengajak orang tua, dokter anak, dan media untuk bersama-sama mengembalikan anak pada dunianya dengan berlari, bermain, dan bereksplorasi. Inilah yang kami sebut sebagai Gen Bening atau Generasi Berani Exploring, yakni anak-anak yang berani mencoba, aktif bergerak, belajar dari pengalaman sehari-hari dan eksplorasi dunianya. Melalui Betadine Bening, kami ingin membantu orang tua merasa lebih tenang dan siap dalam mendampingi setiap proses tumbuh kembang anak.”</p>
<p>dr. Lucky Yogasatria, Sp.A, Dokter Spesialis Anak dan Edukator Kesehatan Anak menjelaskan “Anak belajar dari pengalaman langsung, dengan berlari, bermain, hingga jatuh dan mencoba kembali. Luka ringan adalah bagian alami dari proses ini, meski sering memicu kekhawatiran pada orang tua. Yang penting bukan menghilangkan risiko, tetapi membantu orang tua merasa lebih siap dan tenang dalam merespons. Salah satu cara sederhana adalah dengan memilih antiseptik bening yang tepat, dengan kandungan Octenidine dan Allantoin yang tidak hanya memberikan perlindungan, tetapi juga membantu menenangkan kulit, karena Allantoin memiliki fungsi anti-inflamasi dan melembabkan kulit sehingga perawatan luka terasa lebih nyaman bagi anak.”</p>
<p>Ia menambahkan bahwa eksplorasi, termasuk saat anak mengalami luka ringan, merupakan bagian penting dalam mendukung perkembangan motorik, emosional, dan kepercayaan diri anak.</p>
<p>Sejalan dengan kebutuhan tersebut, Betadine Bening diformulasikan dengan Octenidine untuk perlindungan antiseptik terhadap bakteri dan jamur (berdasarkan uji laboratorium), serta Allantoin yang membantu menenangkan kulit dan mendukung proses penyembuhan luka dengan fungsi anti-inflamasi dan melembabkan kulit. Kombinasi ini memberikan pengalaman perawatan luka yang nyaman bagi anak, termasuk bayi dan kulit sensitif.</p>
<p>Melalui sesi interaktif bersama komunitas ibu dari Mom Academy dan juga Media yang hadir,, peserta diajak menelusuri tiga zona, yakni: Explore, Challenge, dan Ready, untuk merefleksikan pengalaman eksplorasi anak, mengungkap kekhawatiran orang tua, hingga membangun kesiapan dalam mendampingi. Diskusi ini juga menghasilkan berbagai ide aktivitas “Bocil Approved” yang sederhana dan relevan untuk keseharian.</p>
<p>Inisiatif ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas pemangku kepentingan dalam mendukung implementasi PP Tunas. Betadine Bening memandang bahwa peran bersama dengan orang tua, tenaga medis, komunitas, media, hingga sektor swasta, yang menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem yang mendukung tumbuh kembang anak di era digital.</p>
<p>Melalui pendekatan kolaboratif ini, Betadine Bening berharap dapat mendorong lahirnya generasi anak yang berani bereksplorasi, didukung oleh orang tua yang lebih siap dan percaya diri dalam mendampingi setiap proses tumbuh kembangnya. Gen Bening bukan sekadar kampanye, tetapi semangat bersama untuk membangun anak yang berani mencoba dan orang tua yang siap mendampingi.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://faceindonesia.co.id/betadine-bening-ajak-media-komunitas-dukung-eksplorasi-anak-lewat-semangat-gen-bening/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lewat Z-Talk, BAZNAS Perkuat Sinergi dengan Media untuk Masifkan Dakwah Zakat</title>
		<link>https://faceindonesia.co.id/lewat-z-talk-baznas-perkuat-sinergi-dengan-media-untuk-masifkan-dakwah-zakat/</link>
					<comments>https://faceindonesia.co.id/lewat-z-talk-baznas-perkuat-sinergi-dengan-media-untuk-masifkan-dakwah-zakat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[ala]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 05:00:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Baznas]]></category>
		<category><![CDATA[Media]]></category>
		<category><![CDATA[Z-Talk]]></category>
		<category><![CDATA[ZAKAT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://faceindonesia.co.id/?p=11374</guid>

					<description><![CDATA[FACEINDONESIA.CO.ID &#8211; Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengajak media nasional untuk terus berkolaborasi dalam&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left"><span style="color: #ff6600"><strong>FACEINDONESIA.CO.ID</strong></span> &#8211; Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengajak media nasional untuk terus berkolaborasi dalam menyiarkan dakwah zakat kepada masyarakat sebagai upaya membangun kesadaran publik terhadap pentingnya zakat dalam meningkatkan kesejahteraan umat.</p>
<p>Hal tersebut mengemuka dalam acara Z-Talk yang digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (16/3/2026). Hadir sebagai narasumber Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., Pimpinan BAZNAS RI Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., dan H. Ending Syarifuddin, M.E., Plt Deputi Bidang Pembinaan Komunikasi Pemerintah, Adita Irawati, Tenaga Ahli Utama Bidang Komunikasi Pemerintah RI, Hariqo Satria, Staf Khusus Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Bidang Kebijakan Publik dan Komunikasi, Tsamara Amany, Pemimpin Redaksi Republika Andi Muhyiddin dan Pemimpin Redaksi Kompas.com Amir Sodikin.</p>
<p>Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan, peran media sangat strategis dalam memperluas pemahaman masyarakat tentang zakat sekaligus mendorong partisipasi publik dalam menunaikan kewajiban melalui lembaga resmi.</p>
<p>Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil survei terhadap muzaki, alasan utama masyarakat menyalurkan zakat melalui BAZNAS adalah faktor kepercayaan terhadap lembaga. Kepercayaan tersebut muncul dari program yang dijalankan, kredibilitas pimpinan, hingga dukungan regulasi.</p>
<p>“Alhamdulillah, mayoritas karena trust kepada lembaga. Ini menjadi capaian penting bahwa BAZNAS sebagai lembaga pemerintah bisa dipercaya,” ujar Sodik.</p>
<p>Kepercayaan itu, lanjutnya, harus terus dijaga dan diperkuat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk media.</p>
<p>“Nah, ini yang terus kita lakukan. Kami mohon dukungan dari teman-teman media dan juga pemerintah, agar gerakan zakat benar-benar menjadi solusi. Seperti yang disampaikan, zakat bukan hanya kewajiban, tetapi memiliki dampak sosial yang sangat besar,” tambahnya.</p>
<p>Senada dengan itu, Pimpinan BAZNAS RI Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM, menegaskan kepercayaan publik merupakan modal utama dalam meningkatkan penghimpunan zakat nasional. Karena itu, sinergi dengan media perlu terus diperkuat secara berkelanjutan.</p>
<p>“Kepercayaan ini adalah capaian penting. Kami mohon dukungan dari teman-teman media dan juga pemerintah agar gerakan zakat benar-benar menjadi solusi,” jelas Rizaludin.</p>
<p>Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menekankan pentingnya peran media dalam membesarkan lembaga. Ia mengatakan, eksistensi dan kinerja BAZNAS tidak akan diketahui publik tanpa pemberitaan yang masif.</p>
<p>“BAZNAS ada karena BAZNAS diberitakan. Kalau kita berbuat banyak, tetapi tidak diberitakan, seolah-olah kita tidak melakukan apa-apa. Karena itu, penting bagi media untuk terus bersinergi dalam memasifkan pemberitaan program-program BAZNAS,” ujar Idy.</p>
<p>Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI H. Ending Syarifuddin, M.E., turut menyoroti pentingnya memperkuat hubungan timbal balik antara BAZNAS dan media, termasuk dalam dukungan terhadap profesionalisme dan kesejahteraan insan pers.</p>
<p>Menurutnya, kerja sama tidak hanya sebatas publikasi, tetapi juga perlu mencakup upaya bersama dalam memperhatikan kesejahteraan wartawan. “Kerja sama dengan media harus lebih dikuatkan. Tidak hanya media berkontribusi, tetapi kita juga perlu memastikan teman-teman wartawan secara profesional perlu kita dukung. Karena kita tahu, tidak sedikit teman wartawan masuk dalam kategori mustahik,” ujar Ending. <strong>(Zid)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://faceindonesia.co.id/lewat-z-talk-baznas-perkuat-sinergi-dengan-media-untuk-masifkan-dakwah-zakat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemendikdasmen Perkuat Sinergi dengan Media untuk Dukung Kebijakan Pendidikan</title>
		<link>https://faceindonesia.co.id/kemendikdasmen-perkuat-sinergi-dengan-media-untuk-dukung-kebijakan-pendidikan/</link>
					<comments>https://faceindonesia.co.id/kemendikdasmen-perkuat-sinergi-dengan-media-untuk-dukung-kebijakan-pendidikan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[ala]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2026 19:00:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Dukung Kebijakan Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendikdasmen]]></category>
		<category><![CDATA[Media]]></category>
		<category><![CDATA[Sinergi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://faceindonesia.co.id/?p=10029</guid>

					<description><![CDATA[FACEINDONESIA.CO.ID &#8211; Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan pentingnya sinergi dengan media massa dalam&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ff6600"><strong>FACEINDONESIA.CO.ID</strong></span> &#8211; Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan pentingnya sinergi dengan media massa dalam memastikan program dan kebijakan pendidikan tersampaikan secara utuh, akurat, dan mudah dipahami masyarakat. Kolaborasi ini menjadi bagian dari penguatan peran Catur Pusat Pendidikan dalam mendukung pemerataan akses dan peningkatan mutu pendidikan nasional.</p>
<p>Melalui Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat (BKHM), Kemendikdasmen menggelar Dialog Kebijakan Kemendikdasmen bersama Media Massa di Tangerang Selatan, Senin (2/3). Kegiatan ini menjadi ruang pertukaran informasi sekaligus penguatan kemitraan strategis antara pemerintah dan media.</p>
<p>Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menyampaikan apresiasi kepada Forum Wartawan Pendidikan (Fortadik) yang selama ini konsisten membersamai kementerian dalam menyebarluaskan berbagai informasi dan kebijakan pendidikan.</p>
<p>“Karena peran media, Kemendikdasmen pada akhirnya dapat mengetahui apa yang terjadi di lapangan dan apa yang perlu kami tindak lanjuti,” ujar Suharti.</p>
<p>Dalam dialog tersebut, Suharti memaparkan sejumlah kebijakan strategis yang tengah dijalankan Kemendikdasmen, mulai dari penguatan akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu melalui Program Indonesia Pintar (PIP), Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM), hingga dukungan keberlanjutan pendidikan bagi murid berprestasi melalui Beasiswa Talenta Indonesia.</p>
<p>Program Indonesia Pintar (PIP) menjadi salah satu program yang terus diperkuat implementasinya. Sejak diluncurkan pada 2015, cakupan PIP terus meningkat secara signifikan. “Jika sebelumnya hanya beberapa juta (penerima) saja, akhirnya (pada tahun) kemarin mencapai sekitar 17,9 juta penerima. Jumlah satuan pendidikan penerima juga naik dari 1 juta menjadi 1,8 juta satuan pendidikan,” jelas Suharti.</p>
<p>Mulai tahun 2026, Kemendikdasmen memperluas cakupan PIP hingga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen pelaksanaan Wajib Belajar 13 Tahun, agar anak-anak dari keluarga kurang mampu memperoleh kesempatan mengikuti PAUD minimal satu tahun sebelum masuk sekolah dasar.</p>
<p>“Dengan melebarnya cakupan ini harapannya semakin banyak anak-anak dari keluarga kurang mampu yang bisa mengakses pendidikan usia dini satu tahun sebelum (masuk) sekolah dasar, dan menjadi (lebih) siap karena terbiasa dengan ritme (pembelajaran) di sekolah,” terang Suharti.</p>
<p>Selain itu, Suharti juga menyoroti terkait program beasiwa Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) yang ditujukan bagi anak-anak yang berasal dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T); Orang Asli Papua (OAP); serta anak-anak pekerja migran asal Indonesia. Program ini dirancang untuk membuka akses pendidikan menengah yang berkualitas sekaligus mendorong kontribusi penerima manfaat bagi daerah asalnya. Kemendikdasmen terus menyupayakan agar penerima beasiswa OAP dapat kembali dan berkontribusi membangun Papua.</p>
<p>Di sisi lain, Kemendikdasmen memastikan keberlanjutan murid berprestasi melalui Beasiswa Talenta Indonesia, yang memberikan peluang melanjutkan pendidikan tinggi di dalam maupun luar negeri. Program ini menjadi bagian penguatan talenta unggul agar prestasi tidak berhenti di ajang kompetisi, melainkan berlanjut hingga pendidikan tinggi dan kontribusi nyata bagi bangsa.</p>
<p>Dialog ini menjadi wujud upaya Kemendikdasmen untuk terus membangun komunikasi publik yang terbuka, transparan, dan kolaboratif, guna memastikan setiap kebijakan pendidikan benar-benar menjangkau dan memberikan manfaat bagi seluruh anak Indonesia.<strong> (San)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://faceindonesia.co.id/kemendikdasmen-perkuat-sinergi-dengan-media-untuk-dukung-kebijakan-pendidikan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kolaborasi dengan Media, JTT Tanam 200 Pohon di Ruas Jakarta–Cikampek dalam Momentum Hari Pers Nasional</title>
		<link>https://faceindonesia.co.id/kolaborasi-dengan-media-jtt-tanam-200-pohon-di-ruas-jakarta-cikampek-dalam-momentum-hari-pers-nasional/</link>
					<comments>https://faceindonesia.co.id/kolaborasi-dengan-media-jtt-tanam-200-pohon-di-ruas-jakarta-cikampek-dalam-momentum-hari-pers-nasional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[ala]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2026 08:00:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUMN]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Pers Nasional (HPN) 2026]]></category>
		<category><![CDATA[JTT]]></category>
		<category><![CDATA[Media]]></category>
		<category><![CDATA[Ruas Jakarta Cikampek]]></category>
		<category><![CDATA[Tanam Pohon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://faceindonesia.co.id/?p=8596</guid>

					<description><![CDATA[FACEINDONESIA.CO.ID &#8211; Dalam momentum Hari Pers Nasional, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melaksanakan penanaman 200&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ff6600"><strong>FACEINDONESIA.CO.ID</strong></span> &#8211; Dalam momentum Hari Pers Nasional, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melaksanakan penanaman 200 pohon bersama sejumlah perwakilan media pada Rabu (18/02) di Nursery Simpang Susun Cikunir KM 09+800 Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek sebagai bagian dari penguatan kolaborasi dengan media.</p>
<p>Pada kegiatan tersebut, dilakukan penanaman pohon Tabebuya yang dipilih tidak hanya karena nilai estetikanya dalam memperindah lanskap jalan tol, tetapi juga karena kemampuannya dalam mendukung penyerapan emisi serta meningkatkan kualitas udara di sekitar kawasan. Kehadiran pohon-pohon ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang, baik dari sisi lingkungan maupun kenyamanan visual bagi pengguna jalan.</p>
<p>Dalam sambutannya Direktur Utama PT JTT, Rudi Kurniadi, menyampaikan bahwa momentum Hari Pers Nasional menjadi kesempatan yang bermakna untuk mempererat sinergi dengan media melalui aksi yang berdampak positif. “Momentum Hari Pers Nasional menjadi ruang bagi kami untuk memperkuat kolaborasi dengan rekan-rekan media, tidak hanya dalam penyebaran informasi, tetapi juga melalui kegiatan bersama yang memberikan nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Rudi.</p>
<p>Rudi menambahkan bahwa keterlibatan media dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi yang terbuka dan berkelanjutan. “Kami memandang media sebagai mitra penting dalam mendukung transparansi informasi kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, kolaborasi tersebut diwujudkan dalam bentuk aksi bersama yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar jalan tol,” jelas Rudi.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, PT Jasamarga Transjawa Tol terus berupaya menjaga keseimbangan antara penyediaan infrastruktur konektivitas yang andal dengan kepedulian terhadap aspek lingkungan, sekaligus memperkuat hubungan harmonis dengan insan media dalam mendukung keterbukaan informasi kepada masyarakat.</p>
<p>Untuk informasi lalu lintas terkini seputar jalan tol Jasa Marga Group, masyarakat dapat menghubungi One Call Center 24 jam di nomor 14080 atau mengakses aplikasi Travoy yang tersedia di iOS dan Android. <strong>(San)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://faceindonesia.co.id/kolaborasi-dengan-media-jtt-tanam-200-pohon-di-ruas-jakarta-cikampek-dalam-momentum-hari-pers-nasional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Z-Talk jadi Ajang Kolaborasi BAZNAS dan Media Perkuat Literasi Zakat</title>
		<link>https://faceindonesia.co.id/z-talk-jadi-ajang-kolaborasi-baznas-dan-media-perkuat-literasi-zakat/</link>
					<comments>https://faceindonesia.co.id/z-talk-jadi-ajang-kolaborasi-baznas-dan-media-perkuat-literasi-zakat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[ala]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Feb 2026 18:00:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Baznas]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi Zakat]]></category>
		<category><![CDATA[Media]]></category>
		<category><![CDATA[Z-Talk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://faceindonesia.co.id/?p=7007</guid>

					<description><![CDATA[FACEINDONESIA.CO.ID &#8211; Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan pentingnya peran media dalam memperkuat literasi&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ff6600"><strong>FACEINDONESIA.CO.ID</strong></span> &#8211; Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan pentingnya peran media dalam memperkuat literasi publik dan membangun narasi zakat sebagai arsitektur pembangunan nasional, bukan semata aktivitas filantropi. Hal tersebut mengemuka dalam acara Z-Talk: Zakat Menguatkan Indonesia yang digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (2/2/2026).</p>
<p>Z-Talk merupakan salah satu kegiatan tatap muka antara pimpinan BAZNAS dengan praktisi/pimpinan media massa. Tujuan diselenggarakannya agenda ini adalah sebagai wadah untuk meningkatkan komunikasi dan koordinasi antara pimpinan di lingkungan BAZNAS dengan awak media massa, serta untuk motivasi dan produktivitas kerja.</p>
<p>Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM., Pimpinan BAZNAS RI Saidah Sakwan, M.A., Pemimpin Redaksi Kompas.com Amir Sodikin, Pemimpin Redaksi Republika Andi Muhyiddin, publik figur Fairuz A. Rafiq, serta dihadiri wartawan media nasional dan mahasiswa.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan M.Si., CFRM. menjelaskan terkait strategi penghimpunan BAZNAS RI. Menurutnya, penguatan strategi penghimpunan yang dilakukan BAZNAS yakni melalui komunikasi yang masif dan berkelanjutan, serta perluasan kanal pembayaran. Saat ini, BAZNAS telah bekerja sama dengan lebih dari 120 kanal digital, puluhan perbankan, serta membangun Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di berbagai komunitas, platform, dan institusi pendidikan.</p>
<p>“Perbaikan menyeluruh dari sisi layanan dan komunikasi berdampak pada meningkatnya retensi donatur. Dalam dua tahun terakhir, tingkat retensi donatur yang sebelumnya berhenti dapat dijaga hingga sekitar 60 persen,” kata Rizaludin.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan BAZNAS RI Saidah Sakwan, M.A., menekankan, optimalisasi penghimpunan harus diiringi dengan penyaluran ZIS yang tepat sasaran dan berdampak nyata. Menurutnya, Indonesia masih menghadapi tantangan besar dengan jumlah penduduk miskin sekitar 25,4 juta jiwa, terutama pada kelompok miskin ekstrem.</p>
<p>Saidah menambahkan, tujuan akhir dari berbagai program yang dijalankan BAZNAS adalah mendorong mustahik keluar dari garis kemiskinan dan bertransformasi menjadi muzaki secara berkelanjutan.</p>
<p>Sementara itu, Pemimpin Redaksi Kompas.com, Amir Sodikin, menilai zakat memiliki posisi strategis dalam sistem ekonomi modern karena berfungsi sebagai instrumen distribusi kekayaan yang mampu mencegah ketimpangan sosial dan memperkuat ekonomi keluarga. Menurutnya, zakat tidak hanya bertujuan menggugurkan kewajiban agama, tetapi menjadi mekanisme aktif untuk mengalirkan likuiditas langsung ke masyarakat bawah.</p>
<p>“Zakat adalah arsitektur ekonomi yang sejak awal dirancang untuk menghindari ketimpangan. Dalam Islam, distribusi kekayaan tidak menunggu trickle down effect, tetapi diwajibkan mengalir langsung dari pemilik modal kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Amir.</p>
<p>Lebih lanjut, Amir menekankan pentingnya peran media dalam menarasikan zakat sebagai solusi pembangunan. Menurutnya, BAZNAS perlu dipahami publik bukan hanya sebagai lembaga filantropi, tetapi sebagai institusi pembangunan sosial-ekonomi yang bekerja secara sistematis dan terukur.</p>
<p>“Kepercayaan publik lahir dari narasi yang kuat dan konsisten. Program-program BAZNAS yang menyasar kemiskinan ekstrem, penguatan ekonomi, hingga mendorong mustahik naik kelas harus terus dikomunikasikan secara luas,” ujarnya.</p>
<p>Adapun Pemimpin Redaksi Republika, Andi Muhyiddin, menyampaikan, media dan lembaga filantropi memiliki kesamaan peran, yakni membangun dan menjaga kepercayaan publik. Ia menilai zakat merupakan potensi sosial besar yang dapat menjadi sistem distribusi keadilan, instrumen penguatan ekonomi umat, sekaligus pilar ketahanan sosial.</p>
<p>“Media tidak cukup hanya meliput, tetapi juga perlu bertransformasi menjadi penggerak kesadaran publik. Zakat harus diposisikan sebagai solusi nyata bagi persoalan sosial dan ekonomi,” kata Andi.</p>
<p>Melalui forum ini, BAZNAS RI bersama insan media sepakat untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun narasi zakat yang berdampak, inklusif, dan relevan dengan tantangan pembangunan nasional, demi mewujudkan Indonesia yang lebih kuat dan berkeadilan. <strong>(Zid)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://faceindonesia.co.id/z-talk-jadi-ajang-kolaborasi-baznas-dan-media-perkuat-literasi-zakat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
