<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kemandirian Ekonomi &#8211; Face Indonesia</title>
	<atom:link href="https://faceindonesia.co.id/tag/kemandirian-ekonomi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://faceindonesia.co.id</link>
	<description>Wajah Baru Informasi Digital</description>
	<lastBuildDate>Wed, 22 Apr 2026 23:42:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://faceindonesia.co.id/wp-content/uploads/2025/11/cropped-Fa_Logo-FACE-Datar-scaled-1-32x32.jpg</url>
	<title>Kemandirian Ekonomi &#8211; Face Indonesia</title>
	<link>https://faceindonesia.co.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Wakil Ketua BAZNAS RI: Kampung Nelayan BSI Warloka Pesisir Dorong Kemandirian Ekonomi</title>
		<link>https://faceindonesia.co.id/wakil-ketua-baznas-ri-kampung-nelayan-bsi-warloka-pesisir-dorong-kemandirian-ekonomi/</link>
					<comments>https://faceindonesia.co.id/wakil-ketua-baznas-ri-kampung-nelayan-bsi-warloka-pesisir-dorong-kemandirian-ekonomi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[ala]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Apr 2026 01:00:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Baznas]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Nelayan BSI Warloka Pesisir]]></category>
		<category><![CDATA[Kemandirian Ekonomi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://faceindonesia.co.id/?p=14766</guid>

					<description><![CDATA[FACEINDONESIA.CO.ID &#8211; Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa&#8217;adi, M.Si. menghadiri peluncuran Kampung&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ff6600"><strong>FACEINDONESIA.CO.ID</strong></span> &#8211; Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa&#8217;adi, M.Si. menghadiri peluncuran Kampung Nelayan BSI Warloka Pesisir di Desa Warloka Pesisir, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Selasa (21/4/2026). Ia juga memberikan sambutan dalam acara tersebut dan memuji inisiatif ini sebagai instrumen vital yang mampu memberikan harapan baru bagi peningkatan taraf hidup nelayan lokal.</p>
<p>&#8220;Peluncuran Kampung Nelayan BSI Warloka Pesisir bukan sekadar seremoni, melainkan langkah nyata menghadirkan harapan baru bagi masyarakat nelayan agar semakin mandiri dan sejahtera,&#8221; jelas Zainut dalam sambutannya.</p>
<p>Dia mengapresiasi langkah Bank Syariah Indonesia (BSI) yang konsisten dengan program pemberdayaan masyarakat. Zainut juga menilai BSI selama ini memiliki visi yang sejalan dengan BAZNAS dalam membangun ekosistem pemberdayaan yang komprehensif.</p>
<p>Menurutnya, kehadiran lembaga keuangan syariah di tengah desa sangat strategis untuk membantu pembiayaan serta pendampingan usaha bagi para nelayan kecil agar mampu bersaing. Ia meyakini sentuhan program syariah di level akar rumput akan menjadi motor penggerak utama dalam membangkitkan roda ekonomi lokal yang selama ini sulit berkembang karena keterbatasan akses.</p>
<p>&#8220;Program seperti Kampung Nelayan ini sejalan dengan misi BAZNAS dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar berdampak produktif bagi kesejahteraan umat. Saya berharap masyarakat penerima manfaat ke depan dapat bertransformasi dari mustahik menjadi muzaki,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan, sebagai lembaga keuangan, BSI memiliki misi agar kehadirannya dirasakan secara inklusif oleh seluruh kalangan masyarakat. Ia juga menjelaskan, Kampung Nelayan Desa BSI Warloka merupakan desa binaan ke-21 dari 23 desa yang dibangun BSI sejak merger. Khusus untuk Warloka, BSI memberikan 19 perahu kepada sekitar 143 kepala keluarga.</p>
<p>“Kami ingin berkontribusi meningkatkan kesejahteraan masyarakat tidak hanya di pusat kota, tetapi juga dari desa,” ujar Anggoro.</p>
<p>Dia menekankan, program ini sejalan dengan arah pembangunan nasional Asta Cita yang menekankan pembangunan dari desa dan pemberdayaan ekonomi rakyat. Pemerintah sendiri telah mencanangkan pembangunan 1.000 kampung nelayan hingga 2026. Sebagai bagian dari bank pemerintah, BSI menyatakan komitmennya untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi desa.</p>
<p>Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala UPTD Pendapatan Daerah Wilayah Kabupaten Manggarai Barat NTT M.T. Anjasmara Pranda, S.Sos., M.Si., Kepala Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Wilayah IV NTT Robertus Eddy Surya, S.Pi., M.P., serta Kepala UPTD KPH Wilayah Kabupaten Manggarai dan Manggarai Barat NTT Pieter J. Dethan, S.Hut., M.Si. Hadir pula Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi NTT Yan Jimmy Hendrik Simarmata, Staf Ahli Bupati merangkap Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Manggarai Barat Agustinus Gias, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Manggarai Barat Sewargading S.J. Putera, S.Pd.I., jajaran Forkopimda, serta unsur pemerintah dan swasta lainnya. <strong>(Zid)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://faceindonesia.co.id/wakil-ketua-baznas-ri-kampung-nelayan-bsi-warloka-pesisir-dorong-kemandirian-ekonomi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UPZDK Permatabank Syariah bersama Dompet Dhuafa Panen Raya Seledri Hidroponik Dorong Kemandirian Ekonomi</title>
		<link>https://faceindonesia.co.id/upzdk-permatabank-syariah-bersama-dompet-dhuafa-panen-raya-seledri-hidroponik-dorong-kemandirian-ekonomi/</link>
					<comments>https://faceindonesia.co.id/upzdk-permatabank-syariah-bersama-dompet-dhuafa-panen-raya-seledri-hidroponik-dorong-kemandirian-ekonomi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[ala]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2026 02:00:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dompet Dhuafa]]></category>
		<category><![CDATA[Kemandirian Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Panen Raya]]></category>
		<category><![CDATA[UPZDK Permatabank Syariah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://faceindonesia.co.id/?p=5861</guid>

					<description><![CDATA[FACEINDONESIA.CO.ID &#8211; Kerjasama Unit Pengumpul Zakat dan Dana Kebajikan (UPZDK) Permatabank Syariah dan Dompet Dhuafa&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ff6600"><strong>FACEINDONESIA.CO.ID</strong></span> &#8211; Kerjasama Unit Pengumpul Zakat dan Dana Kebajikan (UPZDK) Permatabank Syariah dan Dompet Dhuafa dalam program ini memberikan modal untuk dikelola penerima manfaat dengan intervensi program berupa Greenhouse seledri seluas 500 m2. Program Seledri Hidroponik diinisiasi pada awal tahun 2024 merupakan program reorientasi ini tidak hanya memberikan kesempatan kepada penerima manfaat untuk mengelola unit usaha, tetapi juga berupaya mengembangkan produk seledri dengan kualitas terbaik, sehingga program ini dapat berdampak kuat dan berkelanjutan dalam membantu meningkatkan taraf hidup para mustahik dan keluarganya.</p>
<p>Pada panen raya selasa, 21 Januari 2026, program budidaya seledri hidroponik UPZDK Permatabank Syariah bersama Dompet Dhuafa turut serta Etika Setiawanti selaku Direktur Resource Mobilization mengatakan, “Program DD Farm Dompet Dhuafa Banten ini merupakan kolaborasi dengan begitu banyak donatur, salah satunya adalah UPZDK Permata Syariah. Harapannya program ini bisa memberikan dampak positif terutama ekonomi masyarakat sekitar. Tantangan inovasi program menjadi peluang agar Dompet Dhuafa senantiasa mencari solusi terbaik dalam pemberdayaan yang digulirkan. Kini, hasil pertanian seledri ini sudah bisa mensuplai beberapa retail secara rutin untuk di kawasan Serang, Banten dan sekitarnya”.</p>
<p>Di sisi lain Habibullah sebagai Ketua UPZDK Permatabank Syariah mengatakan, “Kami sampaikan terima kasih banyak atas kolaborasinya UPZDK Bank Permata Syariah dan Dompet Dhuafa. Kerjasama hari ini dengan luas sekitar 500 m² (persegi) yang bersumber dari Dana Kebajikan Permata Syariah, terlihat seledri yang menghijau semoga bisa semakin luas lagi. Harapan kami, program ini bisa terus bermanfaat jangka panjang tidak hanya sekali saja, sehingga bisa melahirkan petani-petani yang berdaya di masa yang akan datang. Dan juga semoga berdampak seperti bola salju, peningkatan jumlah penerima manfaat yang cukup signifikan”.</p>
<p>Sejak berdirinya DD Farm Banten ini, Dompet Dhuafa fokus pada pemberdayaan masyarakat untuk membantu mereka mandiri secara ekonomi. Namun tentu saja banyak tantangannya, salah satunya adalah pasar yang akan menyerap hasil produksinya.</p>
<p>Hal tersebut diungkapkan oleh Mokhlas Pimpinan Cabang DD Banten, Green House ini dikembangkan dengan sayuran seledri di tahap awal, kedepannya juga akan dikembangkan sayuran lain sehingga varietasnya lebih beragam, seperti kangkung, bayam, selada, dan berharap bisa menjadikan kawasan yang swasembada pangan. Green House ini juga memiliki fungsi edukasi, sebagai tempat untuk mendalami pertanian berbasis hidroponik. Hasil dari pertanian seledri ini selain dirasakan langsung oleh para penerima manfaat, Dompet Dhuafa Banten bisa memberikan bantuan beasiswa bagi anak-anak Dhuafa yang berprestasi secara akademik”. <strong>(Zid)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://faceindonesia.co.id/upzdk-permatabank-syariah-bersama-dompet-dhuafa-panen-raya-seledri-hidroponik-dorong-kemandirian-ekonomi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
