<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gangguan Siber &#8211; Face Indonesia</title>
	<atom:link href="https://faceindonesia.co.id/tag/gangguan-siber/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://faceindonesia.co.id</link>
	<description>Wajah Baru Informasi Digital</description>
	<lastBuildDate>Sat, 19 Sep 2026 14:55:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.1</generator>

<image>
	<url>https://faceindonesia.co.id/wp-content/uploads/2025/11/cropped-Fa_Logo-FACE-Datar-scaled-1-32x32.jpg</url>
	<title>Gangguan Siber &#8211; Face Indonesia</title>
	<link>https://faceindonesia.co.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>JICT Uji Pemulihan Operasi Hadapi Gangguan Siber</title>
		<link>https://faceindonesia.co.id/jict-uji-pemulihan-operasi-hadapi-gangguan-siber/</link>
					<comments>https://faceindonesia.co.id/jict-uji-pemulihan-operasi-hadapi-gangguan-siber/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[ala]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 11:29:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUMN]]></category>
		<category><![CDATA[Gangguan Siber]]></category>
		<category><![CDATA[JICT]]></category>
		<category><![CDATA[Uji Pemulihan Operasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://faceindonesia.co.id/?p=27982</guid>

					<description><![CDATA[FACEINDONESIA.CO.ID- PT Jakarta International Container Terminal (JICT) memperkuat ketahanan siber melalui pelaksanaan Cyber Incident Response&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>FACEINDONESIA.CO.ID-</strong> PT Jakarta International Container Terminal (JICT) memperkuat ketahanan siber melalui pelaksanaan Cyber Incident Response &amp; CBDR Drill 2026. Latihan ini menguji kesiapan JICT menghadapi gangguan siber sekaligus memastikan operasional terminal dapat kembali berjalan dengan cepat.</p>
<p>Mengusung tema “21 Hours to Recover – From Incident to Recovery”, kegiatan tersebut menguji proses pemulihan secara menyeluruh, mulai dari sistem teknologi hingga keberlanjutan operasi dan komunikasi krisis.</p>
<p>Direktur Utama JICT Ade Hartono mengatakan, ketahanan siber bukan hanya menjadi tanggung jawab teknologi informasi, tetapi juga merupakan bagian dari ketahanan operasional terminal.</p>
<p>“Yang diuji bukan hanya seberapa cepat sistem dipulihkan, tetapi seberapa cepat organisasi mengambil keputusan, menjaga operasi tetap terkendali, mengelola komunikasi, dan memastikan layanan kembali berfungsi secara end-to-end,” ujar Ade di Jakarta, Jumat (18/9/2026).</p>
<p>Menurutnya, sistem yang kembali aktif belum otomatis menandakan layanan telah pulih sepenuhnya. Pemulihan harus melalui proses validasi hingga tingkat pengguna dan proses bisnis.</p>
<p>Validasi mencakup aplikasi, database, konektivitas, integrasi hingga transaksi operasional untuk memastikan seluruh layanan berjalan sebagaimana mestinya.</p>
<p>Latihan ini juga melibatkan koordinasi antara JICT dan TPK Koja untuk menguji konektivitas serta integrasi layanan antarsistem.</p>
<p>Selama pelaksanaan drill, waktu pemulihan dipantau menggunakan parameter Recovery Time Objective (RTO) dengan target maksimal 21 jam.</p>
<p>Ade menegaskan, kesiapan menghadapi gangguan siber harus dibangun dan diuji sebelum insiden terjadi.</p>
<p>“Tujuan kami sederhana: ketika gangguan terjadi, setiap orang memahami perannya, keputusan dapat diambil dengan cepat, operasi tetap terkendali, dan JICT mampu pulih sebagai satu organisasi,” pungkasnya.(ZID)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://faceindonesia.co.id/jict-uji-pemulihan-operasi-hadapi-gangguan-siber/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
