Gelar Sidak Awal Tahun, Zulhas Pastikan Harga dan Stok Pangan Aman di Awal 2026

Dok. MENKO Bidang Pangan

FACEINDONESIA.CO.ID – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan harga dan stok pangan nasional berada dalam kondisi stabil dan aman pada awal Tahun 2026. Kepastian itu disampaikan usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Simongan, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (2/1/2026).

Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan langsung ketersediaan bahan pokok di tingkat pedagang sekaligus menjaga daya beli masyarakat pascalibur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Dalam kunjungan itu, Zulhas didampingi

Bacaan Lainnya

Menteri Perdagangan Budi Santoso dan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti.
Setibanya di pasar, Zulhas menyambangi sejumlah lapak pedagang, mulai dari penjual daging, sayuran, beras, hingga telur. Ia berdialog langsung dengan pedagang guna mengetahui kondisi riil stok dan harga pangan.

“Harganya stabil, stoknya juga banyak,” ujar Zulhas usai peninjauan.

Dari hasil pemantauan, harga ayam ras tercatat di kisaran Rp38.000 per kilogram, telur ayam ras Rp28.000–Rp29.000 per kilogram, dan daging sapi kualitas terbaik bertahan di angka Rp130.000 per kilogram. Sementara harga beras berada di rentang Rp15.000–Rp16.200 per kilogram, serta bawang merah Rp45.000–Rp50.000 per kilogram, relatif tidak berubah dibanding akhir Desember 2025.

Zulhas menegaskan, pasokan yang memadai menjadi kunci utama terjaganya stabilitas harga pangan nasional. “Alhamdulillah, kita lihat barangnya cukup, stok aman, dan harga tetap stabil,” tegasnya.

Usai sidak, Zulhas juga membagikan beras SPHP kemasan 5 kilogram kepada pedagang dan pengunjung pasar. Namun karena antusiasme masyarakat cukup tinggi dan stok terbatas, sebagian warga menerima minyak goreng kemasan 1 liter sebagai pengganti.

Sementara itu, sejumlah pedagang mengaku harga beberapa komoditas justru mengalami penurunan pasca-Tahun Baru. Nur, pedagang ayam potong, menyebut harga ayam kini turun menjadi Rp36.000 per ekor.

“Setelah Tahun Baru malah turun. Pembeli juga cukup ramai karena libur sekolah masih berlangsung,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Marti, salah satu pembeli di Pasar Simongan. Ia bersyukur harga pangan tetap stabil selama libur panjang. “Alhamdulillah dapat beras juga. Lumayan membantu,” katanya. (San)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *