FACEINDONESIA.CO.ID – Pada Sabtu, 27 Desember 2025, Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) mulai mencatat peningkatan volume lalu lintas balik menuju Jabodetabek dengan data sebagai berikut:
A. Lalu Lintas Jabodetabek
Total sebanyak 118.244 kendaraan atau meningkat 7,99% dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 109.494 kendaraan transaksi yang kembali menuju Jabodetabek melalui tiga Gerbang Tol (GT) dengan rincian sebagai berikut:
- GT Halim
Peningkatan volume lalu lintas transaksi di GT Halim arah kembali ke Jakarta sebesar 0,42% atau sebanyak 60.498 kendaraan dibanding dari lalu lintas normal sebanyak 60.244 kendaraan. - GT Cikunir 6
Peningkatan signifikan volume lalu lintas transaksi di GT Cikunir 6 arah kembali ke Jakarta sebesar 47,39% atau sebanyak 13.782 kendaraan dibanding dari lalu lintas normal sebanyak 9.351 kendaraan. - GT Ciawi 2
Peningkatan volume lalu lintas transaksi di GT Ciawi 2 arah Jakarta sebesar 10.19% atau sebanyak 43.964 kendaraan dari volume lalu lintas transaksi normal sebanyak 39.899 kendaraan.
B. Lalu Lintas Jawa Barat
Sementara itu di wilayah Jawa Barat, terpantau volume lalu lintas kembali menuju Jakarta juga mulai meningkat, tercatat total sebanyak 68.935 kendaraan melintas, atau meningkat sebesar 11,66% dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 61.739 kendaraan. Lalu lintas terdistribusi melalui dua Gerbang Tol dengan rincian sebagai berikut:
- GT Cileunyi Jalan Tol Padaleunyi
Jasamarga Metropolitan Tollroad mencatat pula sebanyak 34.636 kendaraan menuju wilayah Bandung atau Jakarta atau naik sebesar 13,24% dibanding lalu lintas normal sebanyak 30.586 kendaraan. - GT Pasteur Jalan Tol Padaleunyi
Sementara itu, volume lalu lintas transaksi GT Pasteur (masuk) yang meninggalkan Kota Bandung tercatat 34.299 kendaraan atau naik sebesar 10,10% dibanding lalu lintas normal sebanyak 31.153 kendaraan.
Jasa Marga melalui Satuan Tugas Jasa Marga Siaga Nataru 2025/2026 berkomitmen untuk mempersiapkan layanan yang prima selama libur panjang akhir tahun, khususnya pada masa puncak libur perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, baik dari sisi operasi, transaksi, maupun layanan preservasi.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menjelaskan ada dua tahapan arus lalu lintas libur panjang akhir tahun yaitu arus keluar dan masuk Libur Hari Raya Natal 2025 dan arus keluar masuk Libur Tahun Baru 2026. Jasa Marga memprediksi setelah terjadinya lonjakan arus keluar Jabotabek pada Libur Natal 2025, arus lalu lintas kembali ke wilayah Jabotabek pada hari ini Minggu (28/12) akan ada peningkatan.
“Pada Libur Hari Raya Natal 2025 volume kendaraan yang kembali menuju wilayah Jabotabek diperkirakan akan terus mengalami peningkatan. Angka tersebut diprediksi mengalami peningkatan pada periode H+3 Natal atau Minggu, 28 Desember 2025 pukul 06.00 s.d Senin, 29 Desember 2025 pukul 06.00 WIB dengan proyeksi jumlah kendaraan kembali ke Jabotabek mencapai 191.975 kendaraan naik sebesar 7,16% dari lalin normal (179.147 kendaraan),” ujar Rivan.
Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan tol untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, memastikan kendaraan dan pengemudi dalam kondisi prima, serta memperhatikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik. Untuk kelancaran transaksi, pengguna jalan tol diimbau menggunakan satu kartu uang elektronik yang sama saat tapping di gerbang tol masuk dan keluar, khususnya pada ruas tol dengan sistem transaksi tertutup seperti Tol Cipularang, Padaleunyi, dan Jalan Tol JORR II.
Informasi terkini seputar kondisi lalu lintas di ruas tol Jasa Marga Group wilayah Jabodetabek dan Bandung dapat diakses melalui kanal informasi resmi Jasa Marga, antara lain Instagram @official.jmmetropolitan, aplikasi Travoy, situs www.jasamarga.com, serta One Call Center Jasa Marga 24 jam di nomor 14080. (San)





