Midea Gandeng ICCN Siapkan Talenta Industri

FACEINDONESIA.CO.ID-Midea Electronics Indonesia menjalin kerja sama strategis dengan Indonesia Career Center Network (ICCN) untuk memperkuat kolaborasi antara dunia industri dan perguruan tinggi dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi kebutuhan dunia kerja.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dalam rangkaian ICCN Summit 2026 di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Kamis (15/10/2026).

Bacaan Lainnya

Kemitraan ini menjadi bagian dari upaya Midea memperluas keterlibatan industri dalam pengembangan talenta, khususnya untuk mempersiapkan lulusan perguruan tinggi agar mampu menjawab tantangan pasar kerja yang terus berkembang.

ICCN Summit 2026 berlangsung pada 15–17 Oktober 2026 dengan tema Transformasi Pusat Karier: Membangun Talenta Adaptif Menghadapi Tantangan Global. Kegiatan ini mempertemukan perguruan tinggi, pelaku industri, dan pemerintah melalui konferensi, diskusi panel, lokakarya, serta penjajakan kerja sama.

Presiden ICCN, Dr. Rosaria Mita Amalia, mengatakan pusat karier perguruan tinggi perlu terus beradaptasi dengan perubahan kebutuhan pasar kerja.

Menurutnya, transformasi pusat karier diperlukan agar perguruan tinggi dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademis, tetapi juga mampu mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan industri global.

Kegiatan tersebut diikuti 210 peserta dari 110 perguruan tinggi di Indonesia serta 20 mitra industri.

Midea turut berpartisipasi dalam diskusi yang menghadirkan Head of Human Resources & Operations Midea Electronics Indonesia, Astri Purnamasari. Ia membahas perkembangan kebutuhan tenaga kerja dan pentingnya kesiapan generasi muda menghadapi perubahan dunia profesional.

Penandatanganan MoU dengan ICCN dihadiri President Director Midea Electronics Indonesia Jack Ding, didampingi Astri Purnamasari dan Head of Marketing Communications Midea Electronics Indonesia Hafizh Maulana.

Astri mengatakan, pertumbuhan bisnis Midea di Indonesia meningkatkan kebutuhan perusahaan terhadap tenaga kerja yang kompeten dan mampu beradaptasi dengan tantangan global.

“Perguruan tinggi dan career center memiliki peran strategis dalam mempersiapkan lulusan agar mampu menjawab kebutuhan industri dan siap dengan dinamika dunia kerja,” ujarnya.

Melalui kemitraan ini, Midea berharap dapat memperkuat hubungan dengan perguruan tinggi sekaligus membuka lebih banyak kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami kebutuhan industri, mengembangkan kompetensi, dan mengenal peluang karier.

Program kolaborasi yang direncanakan mencakup penguatan kesiapan karier mahasiswa, berbagi wawasan industri, serta pemberian pengalaman dan pemahaman mengenai lingkungan kerja.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa mengenali kompetensi yang dibutuhkan perusahaan sebelum memasuki pasar kerja. Dengan begitu, lulusan perguruan tinggi tidak hanya mengandalkan kemampuan akademis, tetapi juga memiliki pemahaman terhadap tuntutan profesional.

Midea Indonesia telah hadir di Tanah Air sejak 2010 dan merupakan bagian dari Midea Group, perusahaan global di bidang peralatan rumah tangga dan elektronik. Produk yang dipasarkan meliputi pendingin udara (AC), kulkas, mesin cuci, air cooler, dan berbagai perangkat rumah tangga lainnya.

Pada 2026, Midea Indonesia juga meresmikan fasilitas produksi elektronik dengan luas total lebih dari 200.000 meter persegi yang mencakup fasilitas produksi AC, kulkas, dan mesin cuci. Fasilitas tersebut ditujukan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pasar domestik, meningkatkan produksi dalam negeri, serta membangun rantai pasok yang lebih efisien.

Untuk mendukung layanan konsumen, Midea Indonesia memiliki lebih dari 300 area layanan servis dengan dukungan 500 teknisi profesional. Perusahaan juga menyediakan layanan purnajual, termasuk garansi hingga 10 tahun untuk produk AC sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

Melalui kerja sama dengan ICCN, Midea menegaskan komitmennya mendukung pengembangan talenta Indonesia sekaligus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri. Kolaborasi ini diharapkan dapat membantu mempersiapkan generasi muda yang kompeten dan siap menghadapi perubahan teknologi serta kebutuhan pasar kerja.(SAN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *