Pertamina Imbau Warga Bali Tak Timbun BBM Subsidi

FACEINDONESIA.CO.ID – PT Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat di Bali agar tidak melakukan penimbunan maupun penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di tengah upaya normalisasi distribusi energi di wilayah tersebut.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran penyaluran BBM sekaligus memastikan masyarakat yang berhak tetap mendapatkan akses energi sesuai kebutuhan.

Bacaan Lainnya

VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menegaskan bahwa BBM bersubsidi harus digunakan sesuai peruntukannya dan tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan yang melanggar ketentuan.

“Di tengah upaya normalisasi distribusi BBM di Bali, kami berharap masyarakat dapat mendukung kelancaran penyaluran energi dengan menggunakan BBM sesuai kebutuhan dan peruntukannya. Penimbunan maupun pembelian BBM subsidi untuk dijual kembali secara ilegal dapat mengganggu distribusi dan merugikan masyarakat yang berhak,” ujar Kitty dalam keterangan tertulis, Kamis (15/10/2026).

Pertamina Patra Niaga juga mengajak masyarakat berperan aktif mengawasi penyaluran BBM bersubsidi. Warga yang menemukan indikasi penimbunan atau penyalahgunaan BBM dapat melaporkannya melalui Pertamina Contact Center 135.

Laporan tersebut sebaiknya disertai informasi dan bukti pendukung, seperti foto kendaraan serta nomor polisi (nopol) yang diduga terlibat, agar dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.

Pertamina mengingatkan bahwa penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga BBM bersubsidi memiliki konsekuensi hukum. Berdasarkan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023, pelanggaran tersebut dapat dikenai pidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp 60 miliar.

Di sisi lain, Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk menjaga kelancaran distribusi BBM di Bali. Upaya ini dilakukan agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi dan penyaluran BBM bersubsidi berjalan tepat sasaran.

Pertamina berharap dukungan masyarakat dapat membantu mempercepat pemulihan distribusi BBM di Bali serta mencegah praktik penimbunan dan penjualan ilegal yang berpotensi merugikan konsumen.(ZID)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *