FACEINDONESIA.CO.ID- PT Pertamina Patra Niaga memanfaatkan ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), untuk memperluas pasar produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.
Melalui booth MyPertamina, Pertamina menghadirkan berbagai produk kerajinan khas Lombok sebagai official merchandise yang dapat dibeli pengunjung selama gelaran MotoGP 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkenalkan karya perajin lokal kepada konsumen dari berbagai wilayah hingga mancanegara.
VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan ajang balap internasional tersebut tidak hanya menjadi sarana promosi olahraga, tetapi juga peluang untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif daerah ke pasar yang lebih luas.
Menurut Kitty, keterlibatan UMKM dalam MotoGP Mandalika 2026 diharapkan mampu meningkatkan eksposur produk lokal, membuka peluang pemasaran baru, dan memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha di Lombok.
Salah satu UMKM yang terlibat adalah Loyok Kreatif, kelompok usaha kerajinan anyaman bambu yang diprakarsai Agus Hartadi dari Desa Loyok, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur.
Berdiri sejak 2017, Loyok Kreatif mengembangkan keterampilan menganyam yang diwariskan secara turun-temurun menjadi berbagai produk bernilai ekonomi. Produknya meliputi tas dan aneka kerajinan berbahan bambu, rotan, serta material lainnya.
Kelompok usaha tersebut memadukan teknik kerajinan tradisional dengan desain yang menyesuaikan kebutuhan pasar. Melalui booth MyPertamina, produk Loyok Kreatif berkesempatan menjangkau pengunjung MotoGP dari berbagai daerah dan negara.
Kisah Agus Hartadi juga menjadi contoh pemberdayaan ekonomi yang inklusif. Sebagai pelaku UMKM penyandang disabilitas, ia membuktikan bahwa keterbatasan fisik tidak menghalangi seseorang untuk berkarya, membangun usaha, dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Selain Loyok Kreatif, Pertamina turut menghadirkan D’Etnick Istana Mutiara Lombok, usaha milik Janual Aidi yang memproduksi aksesori dan perhiasan berbahan mutiara.
Produk D’Etnick menonjolkan karakter khas Lombok melalui perpaduan material, keterampilan perajin, dan beragam desain. Keikutsertaan dalam MotoGP 2026 menjadi kesempatan untuk memperkenalkan mutiara Lombok kepada calon konsumen, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.
Janual Aidi mengatakan, partisipasi dalam ajang tersebut tidak hanya membuka peluang penjualan langsung, tetapi juga membantu usahanya menjangkau calon pelanggan baru.
Ia menilai informasi mengenai kontak dan asal negara pengunjung dapat menjadi modal untuk menentukan target pasar dan mengembangkan strategi pemasaran berikutnya. Janual pun mengapresiasi dukungan Pertamina Patra Niaga yang memberikan ruang promosi bagi produk mutiara Lombok.
Kehadiran Loyok Kreatif dan D’Etnick Istana Mutiara Lombok memperlihatkan beragam potensi ekonomi kreatif daerah, mulai dari kerajinan anyaman bambu hingga perhiasan mutiara.
Pemasaran melalui booth MyPertamina selama Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 diharapkan dapat memperluas jangkauan konsumen, meningkatkan daya saing produk, serta membuka akses ke pasar baru bagi UMKM lokal.
Kitty menegaskan, pemberdayaan UMKM perlu dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya melalui pembinaan, tetapi juga dengan menyediakan kesempatan pemasaran yang nyata.
Pertamina Patra Niaga terus mendorong pengembangan UMKM melalui berbagai program pembinaan dan perluasan akses pasar. Melalui keterlibatan pelaku usaha lokal dalam MotoGP Mandalika 2026, Pertamina berharap produk unggulan Lombok semakin dikenal dan manfaat ekonomi dari penyelenggaraan ajang internasional dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat setempat.(ZID)






