Laba PTPN Melonjak 81 Persen, Jadi Motor Baru Agroindustri

Dok.PTPN Group

FACEINDONESIA.CO.ID – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) Group menjadi salah satu penyumbang pertumbuhan laba terbesar di antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berada di bawah pengelolaan Danantara Indonesia sepanjang tahun buku 2025.

Di tengah kinerja positif sejumlah BUMN, PTPN membukukan laba bersih Rp6,39 triliun atau meningkat sekitar 81 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mencatat laba Rp60,6 triliun, disusul PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar Rp55,8 triliun, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk Rp23,6 triliun, PT Pertamina (Persero) sekitar Rp56,3 triliun, MIND ID sekitar Rp40 triliun, serta Pupuk Indonesia Rp4,8 triliun.

Pengamat agroindustri Universitas Andalas, Muhammad Makky, menilai capaian tersebut menunjukkan transformasi BUMN mulai membuahkan hasil di berbagai sektor.

“Pertumbuhan laba ini mencerminkan fondasi bisnis BUMN yang semakin sehat,” ujar Makky, Selasa (7/7).

Menurutnya, lonjakan laba PTPN menjadi sinyal positif bagi sektor perkebunan nasional sekaligus memperkuat posisi agroindustri sebagai salah satu penggerak baru pertumbuhan ekonomi.

Ia menilai peningkatan kinerja tersebut tidak hanya didorong kenaikan keuntungan, tetapi juga hasil dari pembenahan tata kelola, efisiensi operasional, integrasi bisnis, dan optimalisasi aset yang dilakukan secara konsisten.

Makky juga menilai PTPN memiliki peran strategis dalam mendukung program hilirisasi pemerintah. Sebagai pengelola komoditas kelapa sawit, tebu, karet, kopi, dan teh, perusahaan dinilai mampu menciptakan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

Selain itu, penguatan sektor perkebunan diyakini akan mendukung ketahanan energi melalui penyediaan bahan baku berkelanjutan untuk pengembangan biodiesel B50 dan bioetanol.

Ia berharap tren positif kinerja BUMN terus berlanjut melalui konsistensi transformasi, penguatan tata kelola, serta percepatan hilirisasi sehingga kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi nasional semakin besar.( BRA)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *