BJGN Gandeng RSUP M Djamil Kembangkan Biomaterial Nasional

Dok.BJGN

FACEINDONESIA.CO.ID – Bank Jaringan Garuda Nusantara (BJGN), bagian dari PT Kranium Mukti Utama, memperkuat kolaborasi strategis dengan RSUP Dr. M. Djamil dalam pengembangan layanan bank jaringan dan biomaterial nasional.
Kerja sama tersebut difokuskan pada pengembangan layanan bank jaringan, biomaterial medis, tissue bank academy, hingga riset translasi berbasis teknologi kesehatan nasional.

Direktur BJGN, Ery Prasetyo, menyampaikan apresiasi atas peluang kolaborasi strategis tersebut.

Menurutnya, kerja sama ini menjadi langkah penting dalam mendukung transformasi layanan kesehatan Indonesia menuju kemandirian biomaterial medis.

“Kolaborasi ini bukan hanya tentang layanan bank jaringan, tetapi juga membangun kemandirian biomaterial nasional dan meningkatkan kualitas pelayanan pasien di Indonesia,” ujar Ery di Padang, Selasa (12/5).

Kerja sama tersebut mencakup pengembangan layanan penyimpanan flap tulang kranium, pengembangan bone allograft, amnion, hingga tissue bank berbasis riset dan teknologi.

Langkah ini sejalan dengan transformasi kesehatan nasional yang didorong Kementerian Kesehatan bersama penguatan ekosistem riset kesehatan dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Menurut Ery, RSUP Dr. M. Djamil memiliki visi besar dalam pengembangan layanan kesehatan berbasis inovasi dan riset. Karena itu, BJGN optimistis kolaborasi ini dapat memperkuat layanan biomaterial medis nasional.

Pada tahap awal, ruang lingkup kerja sama meliputi pengembangan sistem penyimpanan flap tulang kranium terintegrasi, penguatan tata kelola bank jaringan rumah sakit, pengembangan biomaterial medis berbasis standar mutu dan keselamatan, kolaborasi riset bersama BRIN, serta pengembangan tissue bank academy guna meningkatkan kapasitas sumber daya manusia kesehatan.

BJGN menilai kebutuhan layanan biomaterial dan bank jaringan di Indonesia akan terus meningkat seiring berkembangnya layanan bedah saraf, ortopedi, rekonstruksi, hingga regenerative medicine.

Dengan dukungan rumah sakit pendidikan nasional seperti RSUP Dr. M. Djamil, kerja sama ini diharapkan mampu menciptakan model layanan yang dapat direplikasi secara nasional melalui konsep hub-and-spoke bank jaringan modern.

Selain memberi manfaat klinis bagi pasien, kolaborasi tersebut juga diproyeksikan membuka peluang investasi kesehatan berbasis teknologi dan inovasi medis dengan prospek pertumbuhan jangka panjang.

Ery menegaskan, BJGN berkomitmen membangun kolaborasi multipihak bersama pemerintah, rumah sakit, peneliti, dan mitra industri untuk memperkuat ekosistem kesehatan nasional yang berdaya saing global. (San)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *