BTN Tahan Dividen, Fokus Perkuat Modal untuk Ekspansi Kredit 2026

Dok.BTN

FACEINDONESIA.CO.ID – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk memutuskan tidak membagikan dividen dari laba tahun buku 2025. Seluruh keuntungan bersih sebesar Rp3,5 triliun dialokasikan untuk memperkuat permodalan guna mendukung ekspansi kredit pada 2026.

Direktur Utama Nixon LP Napitupulu menjelaskan, keputusan tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dengan menetapkan rasio pembayaran dividen sebesar nol persen.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, langkah ini dilakukan untuk menjaga kapasitas pertumbuhan kredit yang ditargetkan melampaui rencana kerja perusahaan. “Laba ditahan untuk memperkuat struktur permodalan agar ekspansi bisnis lebih optimal,” ujarnya.

Keputusan tersebut juga berkaitan dengan rencana akuisisi portofolio kredit senilai Rp15,43 triliun. Nilai transaksi yang cukup besar—lebih dari 20 persen ekuitas—mendorong perseroan untuk memperkuat modal internal dibanding mencari pendanaan eksternal.

BTN sebelumnya sempat mempertimbangkan penerbitan instrumen utang seperti subordinated debt maupun tambahan modal inti. Namun opsi tersebut dinilai kurang efisien karena berpotensi menambah beban bunga.

Selain menjaga efisiensi, kebijakan ini juga telah mendapatkan persetujuan dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara selaku pemegang kendali.

Untuk 2026, BTN menargetkan pertumbuhan kredit di kisaran 8–10 persen. Fokus utama tetap pada pembiayaan sektor perumahan, baik subsidi maupun non-subsidi, serta penguatan ekosistem pembiayaan properti nasional.

Manajemen menilai akuisisi portofolio kredit yang direncanakan memiliki kualitas aset dan potensi imbal hasil yang lebih baik dibanding portofolio existing. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja keuangan sekaligus memperbaiki profil risiko perseroan ke depan. (San)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *