FACEINDONESIA.CO.ID – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, umat Islam dianjurkan untuk menghidupkan malam takbiran dengan berbagai amalan ibadah. Tradisi ini tidak hanya menjadi bagian dari syiar Islam, tetapi juga memiliki keutamaan besar sebagaimana dijelaskan dalam berbagai hadits dan kitab ulama.
Menghidupkan malam hari raya dapat dilakukan dengan memperbanyak dzikir, sholawat, membaca Al-Qur’an, hingga melaksanakan shalat sunnah. Amalan ini diyakini mampu menguatkan hati dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Umamah dan tercantum dalam Sunan Ibnu Majah, disebutkan bahwa: “Barang siapa menghidupkan dua malam hari raya, maka hatinya tidak akan mati pada hari ketika hati-hati manusia mati.” Hadits ini menjadi motivasi bagi umat Islam untuk tidak melewatkan malam penuh berkah tersebut.
Selain itu, dalam kitab Al Adzkar karya Imam Nawawi juga disebutkan bahwa ada empat malam istimewa yang dianjurkan untuk dihidupkan, yakni malam Tarwiyah, malam Arafah, malam Idul Adha, dan malam Idul Fitri. Siapa yang menghidupkannya dengan ibadah, dijanjikan ganjaran besar berupa surga.
Dengan berbagai keutamaan tersebut, umat Islam diharapkan dapat memanfaatkan malam hari raya sebagai momentum meningkatkan kualitas ibadah, bukan sekadar perayaan semata.
Menghidupkan malam takbiran menjadi salah satu cara menyambut hari kemenangan dengan penuh makna spiritual. (San)





